Limonu Hippy Perjuangkan Keamanan Warga Dusun Moyongo

Limonu Hippy Perjuangkan Keamanan Warga Dusun Moyongo

7 views
0

DETEKSI NEWS, (POHUWATO) – Di tengah rencana pembangunan kekuatan pertahanan negara, ada kegelisahan warga yang tak boleh diabaikan. Bagi masyarakat Dusun Moyongo, Desa Iloheluma, Kecamatan Patilanggio, keselamatan keluarga dan kepastian atas tanah yang mereka miliki merupakan hal mendasar.

Persoalan itulah yang mengemuka dalam Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2026–2027 Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Dapil VI Boalemo–Pohuwato, Limonu Hippy, Kamis (5/11/2026).

Kegiatan yang dirangkaikan dengan sosialisasi pemerintah daerah bersama Kodim 1313 Pohuwato tersebut berlangsung di Dusun Moyongo. Hadir dalam kesempatan itu Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga, Dandim 1313 Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos., M.Han., jajaran OPD teknis Provinsi Gorontalo, serta Kepala Desa Iloheluma Agus Hippy.

Di hadapan masyarakat dan para pemangku kepentingan, Limonu menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda rutin menyerap aspirasi. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk memperjuangkan kepentingan dan perlindungan warga.

Ia mengungkapkan, keberadaan lokasi latihan TNI yang berdekatan dengan permukiman telah menimbulkan kekhawatiran masyarakat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kemungkinan peluru nyasar ketika latihan berlangsung.

Karena itu, Limonu berharap lokasi latihan dapat dipindahkan ke bagian atas atau kawasan yang lebih jauh dari permukiman penduduk. Dengan demikian, aktivitas latihan tidak mengganggu ketenangan dan keselamatan warga.

Selain keamanan, persoalan kepemilikan tanah juga menjadi perhatian serius. Sebagian besar masyarakat, menurutnya, telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) yang diterbitkan melalui proses administrasi pemerintahan desa pada waktu itu.

Meski demikian, ia menegaskan masyarakat tidak menginginkan konflik dengan TNI. Yang dibutuhkan adalah komunikasi terbuka dan penyelesaian bersama antara pemerintah desa, pemerintah kabupaten, dan jajaran Kodim 1313 Pohuwato.

“Tidak ada jalan lain selain mencarikan solusi bersama untuk menyelamatkan masyarakat yang ada di dusun ini,” tegas Limonu.

Ia berharap pertemuan tersebut menjadi awal terbukanya jalan penyelesaian, sehingga masyarakat tidak harus hidup dalam kekhawatiran terhadap keselamatan maupun ketidakpastian status tanah.

Reses itu turut dihadiri Bupati Pohuwato Saipul A. Mbuinga yang memberikan apresiasi atas komitmen Limonu dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat. Sementara Dandim 1313 Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana memastikan pembangunan Batalyon Teritorial Pembangunan tidak akan dilaksanakan apabila persoalan lahan masih bermasalah dengan warga.

Bagi masyarakat Dusun Moyongo, harapan akhirnya sederhana: pembangunan boleh berjalan, tetapi keselamatan, ketenangan, dan hak atas tanah mereka harus tetap terlindungi.(*)

Sumber: Prokopim Pohuwato, diolah dan ditulis kembali oleh Redaksi Deteksi News.

Your email address will not be published. Required fields are marked *