Saipul Mbuinga Ingin Batalyon TP Jadi Mitra Kemajuan Warga

Saipul Mbuinga Ingin Batalyon TP Jadi Mitra Kemajuan Warga

6 views
0

DETEKSI NEWS, (POHUWATO) – Kehadiran satuan TNI di tengah masyarakat semestinya tidak hanya dimaknai sebagai bagian dari penguatan pertahanan negara. Lebih dari itu, keberadaannya diharapkan mampu membuka peluang pemberdayaan, menggerakkan potensi ekonomi lokal, serta memberikan manfaat langsung bagi kehidupan masyarakat.

Harapan tersebut disampaikan Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, saat menghadiri kegiatan Reses Masa Persidangan Pertama Tahun 2026–2027 Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) VI Boalemo–Pohuwato, Limonu Hippy, Kamis (5/11/2026).

Namun, bagi Saipul, pembangunan batalyon tersebut tidak cukup hanya dilihat dari sisi infrastruktur pertahanan. Ia berharap satuan yang nantinya hadir juga mampu mengambil peran dalam mendukung pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.
Ia menjelaskan, Batalyon TP memiliki sejumlah kompi dengan bidang pengabdian yang berbeda, di antaranya pertanian dan perkebunan, kesehatan, serta perikanan dan kelautan.

Dengan komposisi tersebut, keberadaan batalyon diharapkan dapat menjadi kekuatan pendukung bagi masyarakat dalam mengembangkan potensi daerah. Khusus jika pembangunan di Desa Iloheluma terealisasi, Saipul berharap sektor pertanian dan perkebunan setempat memperoleh mitra pengembangan yang dapat mendorong produktivitas warga.

Di balik rencana pembangunan tersebut, pemerintah daerah juga tidak mengabaikan suara warga. Sejumlah kekhawatiran muncul, terutama menyangkut keselamatan masyarakat karena lokasi latihan yang berdekatan dengan permukiman, termasuk kepastian status kepemilikan tanah yang berpotensi terdampak pembangunan.

Menanggapi hal itu, Dandim 1313 Pohuwato Letkol Arm. Fiat Suwandana menegaskan bahwa pembangunan satu Batalyon TP membutuhkan lahan sekitar 50 hektare. Ia memastikan pembangunan tidak akan dilaksanakan apabila persoalan tanah masih bermasalah dengan masyarakat.

Pada akhirnya, pembangunan pertahanan dan pembangunan kesejahteraan masyarakat diharapkan dapat berjalan beriringan. Batalyon TP di Pohuwato diharapkan bukan sekadar menjadi tempat aktivitas militer, melainkan juga ruang pengabdian yang membuka kesempatan kerja sama, memperkuat ekonomi lokal, dan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sebab, keberhasilan sebuah pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya fasilitas baru, tetapi juga dari seberapa besar manfaat yang dapat dirasakan oleh masyarakat di sekitarnya.(*)

Sumber: Prokopim Pohuwato, ditulis kembali oleh Redaksi Deteksi News.

Your email address will not be published. Required fields are marked *