Pohuwato, DETEKSINEWS.ID – Tokoh masyarakat (Tokmas) Pohuwato Hi. Ismail Hippy meminta masyarakat Pohuwato terutama di wilayah konsesi pertambangan untuk tetap menjaga rasa damai demi kondusifnya daerah.
Pernyataan ini menyusul adanya insiden kecil di jalan khusus milik perusahaan yang mempunyai SOP
Apalagi saat ini kita masih dalam suasana lebaran Hari Raya IdulFitri yang mengembalikan kita ke Fitrah manusia yang bersih.
Pernyataan ini diungkapkan Hi Cuu sapaan akrab Ismail Hippy, Jum’at (4/4/25) saat berbincang dengan awak media ini melalui saluran seluler.
Terkait keluh kesah sejumlah warga yang tidak bisa melalui jalan milik perusahaan, Hi. Cuu mengingatkan agar semua bisa di bicarakan dengan baik baik serta dengan hati dingin.
Apalagi kata Hi.Cuu, pelarangan yang dimaksud pasti ada alasannya. Dan itu disebabkan SOP yang ada di perusahaan tersebut, yang harus di jalankan oleh pihak keamanan perusahaan secara disiplin.
Hi Cuu menjelaskan, pada area jalan tersebut aktifitas lalu lalang kendaraan milik perusahaan pasti ada.
“Jangan sampai ada yang terjadi di saat ada kegiatan perusahaan yang mengakibatkan musibah bagi mereka yang melewati jalur khusus tersebut.” Terang Hi. Cuu mengingatkan teduh.
Semua kata Ismail Hippy, masih boleh di bicarakan baik baik dengan hati tenang bersama pihak management.
“Jalan keluarnya di dapat, dan pastinya kita akan mengetahui serta pahami SOP yang di terapkan perusahaan.” Urainya.
Di singgung belum terbayarnya sejumlah lahan milik masyarakat oleh pihak perusahaan, di jelaskan Hi.Cuu, pihaknya optimis pihak perusahaan selalu menerima laporan dari masyarakat pemilik yang belum di selesaikan dengan menyertakan semua bukti kepemilikan yang sah.
“Saya optimis perusahaan selalu membuka diri dan terbuka dengan keluhan tersebut. Yang penting kita melakukan komunikasi secara aktif dan sabar.” Ungkapnya
Apalagi tambah Ismail Hippy, pemerintah daerah di bawa kepemimpinan Bupati Saipul Mbuinga dan Wakilnya Iwan Adam selalu membuka ruang komunikasi aktif, terkait keluh kesah masyarakat, apakah persoalan pertambangan, dan lain sebagainya.
“Semua bisa selesai dengan komunikasi yang baik dan teduh dengan tetap mengedepankan kondusifnya daerah yang kita cintai bersama.
Terakhir Hi Cuu berharap, agar dalam penyelesaian persoalan kita tetap mengedepankan pendekatan persuasif serta komunikasi mencari jalan keluar, dan jangan putus asa dalam memperjuangkan yang menjadi hak kita masyarakat.
“Mari kita jaga Pohuwato dengan baik, melalui momen Hari Raya IdulFitri ini, mari kita selesaikan semua persoalan melalui komunikasi yang baik. Dan untuk masyarakat Pohuwato yang saya cintai “Minal Aidin Walfaizin Mohon Maaf Lahir Bathin”. Pungkasnya. D002












