Tim KLH Turun, Titik Pantau Piala Adipura Telah Disiapkan Jauh Hari

Tim KLH Turun, Titik Pantau Piala Adipura Telah Disiapkan Jauh Hari

5 views
0

Deteksinews.id, Lahat, – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Lahat terus mematangkan berbagai persiapan, dalam menghadapi penilaian Adipura Tahun 2026. Berbagai upaya telah dilakukan sejak jauh-jauh hari guna memastikan seluruh indikator penilaian, kebersihan dan pengelolaan lingkungan dapat terpenuhi secara maksimal.

Hal tersebut disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sampah dan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) DLH Kabupaten Lahat, Faizal Amin SPdi MM saat memberikan keterangan terkait kesiapan menghadapi penilaian Adipura 2026. Dalam kesempatan tersebut, ia didampingi Kepala UPT serta Kepala Tata Usaha (TU) UPT Persampahan dan Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Ia mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan teknis untuk menyambut kedatangan tim penilai Adipura. Bahkan, seluruh jajaran terkait telah bergerak dan menjalankan tugas masing-masing, guna memastikan kondisi lingkungan di Kabupaten Lahat tetap terjaga.

“Alhamdulillah, tim penilai Adipura tiba di Kabupaten Lahat. Kami sudah mempersiapkan diri dan siap kapan pun tim penilai datang,” ujarnya, belum lama ini.

Nah, penilaian Adipura 2026 mencakup sejumlah titik penting, mulai dari tempat pembuangan akhir (TPA), pasar, jalan, saluran terbuka, perairan terbuka, sekolah, perkantoran, hingga rumah sakit dan fasilitas pelayanan kesehatan lainnya.

“Seluruh lokasi tersebut menjadi perhatian DLH karena memiliki indikator penilaian tersendiri, dalam menentukan kualitas pengelolaan kebersihan lingkungan suatu daerah,” jelas dirinya.

Menurutnya, TPA menjadi salah satu objek dengan bobot penilaian cukup besar. Oleh karena itu, pengelolaan sampah di TPA harus dilakukan secara optimal, termasuk penerapan proses pemilahan sampah, pengelolaan yang baik, serta pemeliharaan kebersihan kawasan. Selain itu, kebersihan lingkungan, penataan kawasan, dan pengendalian gulma juga menjadi bagian dari aspek yang diperhatikan dalam penilaian.

“Untuk persiapan, kami sudah bergerak sejak jauh-jauh hari, bukan hanya menjelang kedatangan tim penilai. Jadi, tidak ada istilah bekerja secara mendadak atau hanya melakukan pembersihan ketika tim akan datang. Kami berupaya menjalankan pekerjaan secara maksimal melalui rutinitas yang sudah dilakukan selama ini,” ujar Faizal Amin.

Lebih lanjut, ia menerangkan, bahwa keberhasilan meraih Adipura tidak dapat dibebankan hanya kepada DLH. Diperlukan dukungan dan kerja sama seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), instansi pemerintah, sekolah, rumah sakit, puskesmas, serta seluruh elemen masyarakat Kabupaten Lahat untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman.

“Apresiasi kepada seluruh stakeholder yang selama ini telah berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan. Partisipasi berbagai pihak sangat membantu dalam memenuhi indikator penilaian Adipura, terutama dalam menjaga kebersihan kawasan perkantoran, fasilitas umum, lingkungan pendidikan, fasilitas kesehatan serta pengelolaan sampah di TPA,” paparnya

Terkait keterlibatan masyarakat, DLH Kabupaten Lahat akan terus mengintensifkan sosialisasi dan imbauan, agar kesadaran menjaga kebersihan lingkungan semakin meningkat, berharap masyarakat tidak hanya menjaga kebersihan ketika penilaian berlangsung, tetapi menjadikannya sebagai kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami mengharapkan dukungan seluruh masyarakat Kabupaten Lahat. Mari bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, karena Adipura bukan hanya tanggung jawab pemerintah melainkan kita semua,” jelas dia.

Menutup keterangannya, Faizal Amin meminta, seluruh persiapan yang telah dilakukan dapat memberikan hasil terbaik bagi Kabupaten Lahat dalam penilaian Adipura 2026.

“Bahwa DLH bersama seluruh stakeholder akan terus bekerja secara konsisten dan maksimal, bukan semata-mata untuk mendapatkan penghargaan, melainkan untuk mewujudkan Kabupaten Lahat yang bersih, sehat, tertata serta berkelanjutan,” tukas dirinya

Your email address will not be published. Required fields are marked *