Launching RAMONA di Kabila Bone, Ismet Mile Dorong Potensi Desa Jadi Kekuatan Ekonomi Kawasan

Launching RAMONA di Kabila Bone, Ismet Mile Dorong Potensi Desa Jadi Kekuatan Ekonomi Kawasan

1 views
0

BONE BOLANGO – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus mendorong percepatan pembangunan berbasis potensi lokal melalui peluncuran RAMONA (Strategi Mendorong Pembangunan di Perdesaan) di Kecamatan Kabila Bone.

Mengusung tagline “Dari Potensi Desa Menjadi Kekuatan Ekonomi Kawasan”, program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mengoptimalkan potensi desa, memperkuat perekonomian masyarakat, serta menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di wilayah Kabupaten Bone Bolango.

Launching RAMONA tersebut dihadiri Bupati Bone Bolango Ismet Mile, Asisten I, Asisten II, Asisten III, serta sejumlah pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

Dalam sambutannya, Bupati Ismet Mile menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan tidak hanya bergantung pada konsep dan perencanaan, tetapi juga harus didukung oleh potensi yang nyata, ketersediaan sumber daya, serta komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan.

Menurutnya, pembangunan kawasan harus diarahkan pada dua tujuan utama, yakni menjaga stabilitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Kedua aspek tersebut menjadi fondasi penting agar berbagai program pembangunan dapat berjalan secara optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Apapun model dan konsep pembangunan yang dilakukan, apabila tidak didukung potensi dan sumber daya yang memadai, maka pelaksanaannya tidak akan berjalan maksimal,” demikian penekanan Ismet Mile dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, Kabupaten Bone Bolango memiliki 18 kecamatan dengan karakteristik dan potensi yang beragam. Oleh karena itu, pembangunan perlu dilakukan secara bertahap dengan pendekatan yang mampu menghubungkan potensi setiap desa menjadi kekuatan ekonomi kawasan.

Kecamatan Kabila Bone menjadi salah satu wilayah yang didorong untuk mengembangkan potensi lokal secara lebih terarah. Berbagai peluang yang dimiliki kawasan tersebut perlu digali dan dikelola secara optimal agar mampu memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan perekonomian daerah.

Bupati juga menekankan pentingnya membangun semangat, kemauan, dan komitmen bersama dalam mewujudkan pembangunan perdesaan. Menurutnya, gagasan pembangunan harus diikuti langkah konkret, koordinasi lintas sektor, serta dukungan sumber daya agar dapat memberikan hasil yang berkelanjutan.

Selain itu, ia mendorong agar pengembangan kawasan dilakukan secara eksploratif dengan memaksimalkan berbagai potensi yang tersedia, termasuk sektor pariwisata dan sumber-sumber ekonomi produktif lainnya. Pengelolaan potensi tersebut diharapkan dapat membuka peluang peningkatan pendapatan masyarakat dan memperkuat sumber pendapatan daerah.

Ismet Mile turut menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah kabupaten, pemerintah provinsi, pemerintah pusat, serta seluruh pihak terkait. Kolaborasi tersebut diperlukan agar program pembangunan di perdesaan dapat terintegrasi dengan arah pembangunan kawasan dan kebutuhan masyarakat.

Melalui RAMONA, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango berharap pembangunan perdesaan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga mampu mendorong aktivitas ekonomi, mengembangkan potensi unggulan desa, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Program ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat peran desa sebagai penggerak pembangunan daerah, dengan menjadikan potensi lokal sebagai modal utama dalam membangun kekuatan ekonomi kawasan.

Dari Kabila Bone, RAMONA diharapkan menjadi langkah nyata untuk menghubungkan potensi desa, memperkuat ekonomi kawasan, dan mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Bone Bolango.

Your email address will not be published. Required fields are marked *