Deteksinews.id, BONE BOLANGO – Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone Bolango terus memperkuat edukasi dan penyadaran hukum bagi generasi muda melalui peluncuran program Wisata Anak Sadar Hukum, sebuah inovasi yang digagas Kepala Seksi Intelijen, Rizky Putradinata, sebagai tindak lanjut dari program Jaksa Masuk Sekolah (JMS).
Program ini menjadi langkah strategis Kejari Bone Bolango untuk memperluas jangkauan pendidikan hukum dengan pendekatan yang lebih inovatif, interaktif, dan menyenangkan, sehingga anak-anak dapat mengenal hukum sejak usia dini.
Di bawah kepemimpinan Kepala Kejaksaan Negeri Bone Bolango, Feddy Hantyo Nugroho, penguatan edukasi hukum diharapkan tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi, tetapi juga mampu menanamkan nilai-nilai kesadaran hukum dalam kehidupan sehari-hari.
Program Wisata Anak Sadar Hukum dirancang sebagai sarana pembelajaran yang memberikan pengalaman berbeda bagi para pelajar dalam memahami hukum. Melalui pendekatan edukatif yang disesuaikan dengan usia dan tingkat pemahaman anak, peserta diharapkan mampu mengenali hak dan kewajiban, sekaligus memahami pentingnya disiplin, kejujuran, tanggung jawab, serta kepatuhan terhadap aturan.
Kasi Intel Kejari Bone Bolango, Rizky Putradinata, menginisiasi program ini untuk memastikan pelaksanaan Jaksa Masuk Sekolah tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi di ruang kelas, tetapi berkembang menjadi proses pembelajaran yang lebih luas dan memberikan pengalaman langsung kepada peserta didik.
Dengan metode yang lebih menarik dan komunikatif, pengenalan hukum diharapkan dapat diterima anak-anak secara lebih mudah. Hukum tidak hanya dipahami sebagai aturan yang memiliki konsekuensi apabila dilanggar, tetapi juga sebagai pedoman untuk menciptakan kehidupan yang tertib, aman, dan saling menghormati.
Kehadiran Wisata Anak Sadar Hukum juga mencerminkan upaya kejaksaan dalam memperkuat pencegahan pelanggaran hukum melalui pendidikan dan pembentukan karakter sejak dini.
Anak-anak diajak memahami pentingnya menghormati hak orang lain, menjaga ketertiban, bersikap jujur, serta berani bertanggung jawab atas tindakan yang dilakukan. Penanaman nilai-nilai tersebut menjadi bagian penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki karakter positif dan kesadaran hukum.
Pendekatan preventif melalui pendidikan dinilai penting agar pemahaman terhadap hukum tumbuh secara bertahap, bukan semata-mata karena adanya ancaman sanksi. Dengan demikian, kesadaran hukum diharapkan berkembang menjadi sikap dan kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Di sisi lain, keberhasilan program ini membutuhkan dukungan berbagai pihak. Sinergi antara kejaksaan, sekolah, orang tua, dan pemangku kepentingan terkait menjadi faktor penting untuk memastikan pendidikan hukum dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Melalui program Wisata Anak Sadar Hukum, Kejari Bone Bolango berupaya menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan Jaksa Masuk Sekolah sekaligus memperluas jangkauan sosialisasi hukum di lingkungan pendidikan.
Program ini diharapkan menjadi ruang pembelajaran yang mampu mendekatkan institusi kejaksaan dengan dunia pendidikan dan masyarakat, sekaligus membangun pemahaman bahwa kesadaran hukum merupakan tanggung jawab bersama.
Penguatan pendidikan hukum sejak dini menjadi investasi penting dalam membentuk generasi yang tidak hanya mengetahui aturan, tetapi juga memahami makna keadilan, menghargai hak sesama, serta mampu menerapkan nilai-nilai hukum dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.
Melalui inovasi tersebut, Kejaksaan Negeri Bone Bolango diharapkan terus menghadirkan pendekatan edukasi hukum yang adaptif dan berkelanjutan, demi mendukung terwujudnya generasi muda yang cerdas, berkarakter, dan sadar hukum












