LIN Gorontalo Desak  APH Tangkap Pelaku Usaha PETI Potabo

LIN Gorontalo Desak APH Tangkap Pelaku Usaha PETI Potabo

23 views
0

DETEKSINEWS.ID, Pohuwato – Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Lembaga Investigasi Negara (LIN) Gorontalo angkat suara terkait aktifitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di wilayah Potabo Kecamatan Buntulia Kabupaten Pohuwato.

Ketua DPW LIN Gorontalo Azis Moonti melalui plt. Ketua LIN Pohuwato Muzamil Hasan mendesak aparat penegak hukum (APH) baik itu pihak kehutanan maupun kepolisian melakukan langkah tegas melalui penertiban.

Bila perlu kata Hasan, tangkap Kude dan pemodalnya Daeng Kasri yang terus menggasak dan merusak lingkungan hutan Potabo.

“Harus di tangkap dan proses hukum, jangan hanya yang di wilayah Bulangita dan Teratai Kecamatan Marisa yang di proses hukum.” Terang aktifis mahasiswa 90an tersebut.

Bebas beroperasinya mereka mengeruk serta menggasak hasil bumi di Potabo dan dampak negative nya terhadap lingkungan, juga di suarakan Hi.Ismail Hippy, tokoh masyarakat sekaligus kandidat kuat Ketua DPD Lembaga Investigasi Negara (LIN) Kabupaten Pohuwato.

“Melihat fenomena yang ada, maka perlu adanya penertiban melalui penegakkan hukum yang sama, adil, tegas dan transparan.” Ungkap Hi Cuu sapaan akrab Ismail Hippy, Kamis (6/8/26)

“Kami berencana dengan data yang dimiliki, akan melakukan langkah hukum melalui laporan resmi ke Polda Gorontalo.” Tegasnya.

Hari ini terang Ismail Hippy, bersama Plt Ketua LIN Kabupaten Pohuwato, pihaknya berkoordinasi dengan Dewan Pimpinan Wilayah sekaligus mempertegas jadwal musyawarah Daerah untuk menentukan Ketua serta pengurus definitif di Bumi Panua.

“Waktu ini akan kami sempatkan melakukan audience di Mapolda Gorontalo.” Tegas Ismail Hippy di dampingi calon pengurus Lembaga Investigasi Negara lainnya.

Hingga berita ini di publish, belum ada konfirmasi ke pihak pihak terkait, dan pihak media terus berupaya melakukan konfirmasi agar perimbangan berita tetap terjaga sesuai amanah UU Pers nomor 40 tahun 1999. (***)

Your email address will not be published. Required fields are marked *