HL Rusak Akibat Aktifitas PETI, Kades Mekarti Jaya Bungkam
DETEKSINEWS.ID, Pohuwato – Pengrusakan hutan di kawasan Hutan Lindung (HL) di kawasan wilayah Desa Mekarti Jaya Kecamatan Taluditi Kabupaten Pohuwato makin tak terbendung, sementara kepala desanya terkesan bungkam meskipun berapa kali di hubungi melalui saluran seluler (Ponsel)
Hal ini menjadi pertanda bila kerusakan hutan lindung yang berakibat pada punahnya ekosistem termasuk hewan yang menghuni kawasan tersebut meradang dan hilang entah akan bermuara di wilayah hutan yang mana.
Kades Mekarti Jaya Slamet Hariyadi, Selasa (7/7/26) ketika di konfirmasi terkait benar tidaknya aktifitas tersebut masuk di kawasan desanya, tak dapat di hubungi meskipun nada ponsel nya berdering.
Meskipun sempat membantah, Oknum Kades Mekarti Jaya pada tahun 2023 lalu sempat di curigai menjadi penyokong beraktifitas nya PETI di Taluditi di sebabkan semua alat melintasi desanya menuju lokasi tambang emas.
Selain oknum Kades, sempat muncul nama ‘Kak Ramu ” menggema di kecamatan Taluditi, pada Senin 22/6/2026 saat warga taluditi berkumpul, meskipun saat itu rencana aksi “Tangkap Ka Ramu” tidak sempat terlaksana.
Saat itu mereka mendesak agar Kak Ramu segera diperiksa aparat hukum atas dugaan keterlibatan dalam maraknya tambang emas ilegal PETI khususnya di wilayah Taluditi.
Warga Taluditi ingin alat berat di hentikan , dan foto ekskavator di hutan gundul jadi bukti yang dibawa masa saat itu.
“Kami muak. Hutan Taluditi hancur di depan mata, kubangan lumpur makin lebar, tapi Kak Ramu yang tugasnya jaga hutan malah diduga jadi pelindung tambang ilegal,” tegas sejumlah warga saat itu.











