Masyarakat Milangodaa Bantah Isu Pembayaran Plasma 2028

Masyarakat Milangodaa Bantah Isu Pembayaran Plasma 2028

7 views
0

DETEKSINEWS.ID, Pohuwato – Masyarakat Milangodaa Kecamatan Popayato Timur Kabupaten Pohuwato membantah isu pembayaran Plasma nanti terealisasi pada tahun 2028 nanti.

Mereka tetap bersikukuh dan menegaskan yuntutan pembayaran plasma oleh PT BJA Group, tetap pada tahun 2026.

Masyarakat bersama koordinator lapangan (korlap) aksi, yang dipimpin oleh Ikbar Salam, secara tegas membantah informasi yang sudah melalui pemberitaan melalui media online yang menyebutkan bahwa kesepakatan pembayaran plasma akan direalisasikan pada tahun 2028.

Ikbar Salam tegaskan, dalam pertemuan yang digelar di kediaman di kediamannya Desa Milangodaa Minggu (19/04/2026), masyarakat menyatakan bahwa informasi tersebut tidak sesuai dengan fakta serta hasil pertemuan resmi yang berlangsung di rumah dinas Bupati sebelumnya.

Mereka terang Ikbar menilai, informasi yang ada saat ini berpotensi menyesatkan publik dan memutarbalikkan hasil kesepakatan yang sebenarnya.

“Hasil pertemuan di Rudis Bupati Pohuwato bersama pemerintah daerah mengamanahkan bila realisasi plasma pada tahun 2026 bulan 3028

Bapak Ikbar Salam menegaskan bahwa dalam pertemuan bersama Pemerintah Daerah dan pihak perusahaan, masyarakat tetap pada posisi awal, yaitu menuntut realisasi hak plasma pada tahun 2026, bukan tahun 2028 nanti l.

“Kami tidak pernah menyepakati pembayaran di tahun 2028. Tuntutan kami jelas, harus direalisasikan pada tahun 2026 sesuai hasil pembahasan awal. Jika itu tidak dipenuhi, maka kami siap melakukan aksi yang lebih besar,” tegas Ikbar Salam di hadapan masyarakat.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa apabila tuntutan tersebut tidak direalisasikan sesuai waktu yang ditetapkan, maka gelombang aksi lanjutan akan digelar dengan skala yang jauh lebih besar dari aksi jilid I dan jilid II sebelumnya.

Dengan bergabungnya simpul massa dari 15 desa binaan, kekuatan gerakan dipastikan akan meningkat signifikan. Masyarakat menyatakan kesiapannya untuk turun kembali ke lapangan sebagai bentuk perlawanan terhadap ketidakjelasan dan ketidakadilan yang mereka rasakan.

Pertemuan tersebut juga menghasilkan kesepakatan bersama bahwa masyarakat akan tetap solid, menjaga persatuan, dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak sesuai dengan fakta lapangan.

Masyarakat terang Ikbar tetap berharap pihak terkait, baik pemerintah maupun perusahaan, dapat segera memberikan kejelasan dan merealisasikan hak plasma sesuai tuntutan, guna menghindari eskalasi konflik yang lebih besar di kemudian hari.

Nikson Daud/D002

Your email address will not be published. Required fields are marked *