Strong leadership, Strong Collaboration Dan Strong Partnership Adalah Kebutuhan Membangun Daerah Kabupaten Pohuwato.

Strong leadership, Strong Collaboration Dan Strong Partnership Adalah Kebutuhan Membangun Daerah Kabupaten Pohuwato.

58 views
0

“Pemimpin yang kuat tidak bisa disandera dengan pendapat-pendapat orang-orang yang dipimpinnya”
Oleh : “Imran Kamaruddin, Ss, M.I.Kom
Mantan Rektor Unipo

Sebuah goresan di HUT Pohuwato
Sri Vanda Waraga PJS
Wartawati deteksinews.id

Kabupaten Pohuwato merupakan wilayah dari Provinsi Gorontalo yang berbatasan dengan Kabupaten Buol (Sulawesi Tengah) dan Kecamatan Sumalata (Kabupaten Gorontalo Utara di bagian utara), Kecamatan Mananggu (Kabupaten Boalemo) di sebelah timur, Teluk Tomini di bagian selatan, dan Kabupaten Parigi Moutong (Sulawesi Tengah) serta Kabupaten Buol (Sulawesi Tengah) di sebelah barat. jumlah wilayah administrasi di Kabupaten Pohuwato terdiri dari 13 kecamatan. Kecamatan terluas yaitu kecamatan Popayato Timur dengan luas wilayah 723,74 km2 , sedangkan kecamatan yang memiliki luas wilayah terkecil yaitu kecamatan Marisa dengan luas 34,65 km2 .
Kabupaten Pohuwato sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Boalemo. Kemudian, melalui Undangundang Nomor 6 Tahun 2003, Pohuwato dimekarkan menjadi sebuah kabupaten yang otonom. Secara administrasi, Kabupaten Pohuwato terdiri dari 13 kecamatan, 101 Desa, 3 Kelurahan, 1 UPT dan 401 Dusun. Berdasarkan hasil proyeksi SP 2020, jumlah penduduk di Kabupaten Pohuwato berjumlah 147.689 jiwa dengan laju pertumbuhan sebesar 1,15 persen dari tahun 2020.

Secara Umum kondisi Kabupaten Pohuwato dapat digambarkan dalam bebearapa indicator versi penulis walaupun indicator ini hanya sebagai kecil dari cakupan indicator yang ada dalam proyeksi perencanaan pembangunan Kabupaten Pohuwato, indicator ini sekedar mengingatkan kesadaran kita tentang kabupaten ini. Dan data ini diambil dari BPS Kabupaten Pohuwato tahun 2022.

Tenaga Kerja
Penduduk usia kerja di Kabupaten Pohuwato berjumlah 120.377 orang meningkat 1,5 persen dibanding tahun sebelumnya. Penduduk usia kerja terdiri dari angkatan kerja dan bukan angkatan kerja. Sebanyak 36.008 orang merupakan bukan angkatan kerja atau sebanyak 29,91 persen dari total penduduk usia kerja. Dari angka ini, kabupaten Pohuwato memiliki potensi sumber daya manusia yang produktif dalam membangunan daerah.

Angka Partispasi Sekolah
Pada tahun 2021, sebanyak 98,85 persen penduduk usia 7-12 tahun menempuh pendidikan SD/Sederajat, 70,83 persen penduduk usia 13-15 tahun menempuh pendidikan SMP/Sederajat, 61,33 persen penduduk usia 16-18 tahun menempuh pendidikan SMA/Sederajat. Dari angka ini, dapat dipahami bahwa masih terdapat penduduk usia sekolah yang belum memiliki akses dan kesempatan dalam menempuh pendidikan. Kondisi ini menjadi tantangan bagi pemerintah dalam peningkatan akses pendidikan bagi penduduk usia sekolah ke depan.

Kemiskinan
Angka ini meningkat kembali pada Maret 2021 mencapai 18,08 persen dengan jumlah penduduk miskin sebesar 29,22 ribu orang. Pemerintah masih harus berupaya menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Pohuwato.

Pertanian
Pertanian menjadi sektor unggulan di Kabupaten Pohuwato. Di antara lima subsektor yang membentuk sektor pertanian, subsektor tanaman pangan menjadi yang paling dominan, terutama jagung, sehingga Pohuwato dijuluki sebagai Lumbung Jagung di Gorontalo. Luas panen jagung di Kabupaten Pohuwato selama periode 2021 mencapai 96.453 hektar. Sementara luas panen padi selama tahun 2021 mencapai 6.050 hektar.

Pariwisata
Pohuwato adalah salah satu kabupaten yang objek wisata yang tidak kalah dengan daerah lain, mulai dari wisata alam, wisata budaya dan wisata religi. Kabupaten Pohuwato memiliki beberapa pantai yang indah nan eksotis. Namun keindahan dari Kabupaten Pohuwato tak hanya terletak di pantainya saja, karena masih banyak destinasi wisata alam lainnya.

Pendapatan Daerah
Pada tahun 2020, pendapatan daerah di Kabupaten Pohuwato mencapai 955,95 miliar rupiah dan mengalami penurunan sekitar 6,01 persen pada tahun 2021 menjadi sebesar 898,49 miliar rupiah.

Kabupaten Pohuwato Memiliki potensi untuk menjadi kabupaten yang maju. Salah factor yang menjadi factor pemicu adalah kepemimpinan yang memiliki karakter Strong leadership, Strong Collaboration dan Strong partnership.

Collaboration Leadership
Pemimpin yang kuat tidak selalu mencari persetujuan bersama sebelum bertindak. Pemimpin yang kuat menuntut orang-orang untuk melakukan dengan standar yang tinggi. Pemimpin yang kuat menjelaskan harapannya dengan jelas dan membuat aturan main yang kemudian ia tuntut untuk dipatuhi dengan baik. Kejenuhan dalam memimpin biasanya adalah hasil dari tidak ada kepemimpinan yang kuat terkait ini: membuat peraturan, tapi kemudian tidak kuat untuk menegaskan penerapannya. Menjadi strong leader juga berarti meminta mereka bertanggung jawab akan tugas. Satu tips penting terkait ini: pertanggungjawaban harus bisa diukur. Itu artinya setiap pertanggungjawaban memiliki angka yang disematkan padanya. Kondisi ini membutuhkan data dan informasi. Timothy Coombs mengatakan bahwa celletting data is one aspect to indentify organization crisis or not. sebelum data berubah menjadi informasi, sebaiknya dipastikan bahwa apakah data ini valid atau tidak. Kegunaan data dan informasi salah satunya untuk proses pengambilan keputusan yang tepat.

Strong Collaboration dan Strong partnership
Seorang pemimpin harus bisa berfikir out of the box dan melakukan lompatan-lompatan dengan analisis kebijakan yang cepat dan tepat. Salah satu kuncinya adalah membuka diri dan membangun jejaring yang kuat dan luas. Sehingga seluruh kemungkinan tetap bisa dihitung dengan detail dan teliti. Kolaborasi disini dapat dilihat dari sisi internal dan harus terjalin dengan kompak sedangkan kerjasama lebih ke sisi eksternal dengan berupaya membangun mitra dengan pola win win solution.

Dirgahayu Kabupaten Pohuwato

Your email address will not be published. Required fields are marked *