Pohuwato Watch Apresiasi Program DLHK Provinsi Gorontalo 2026, Dorong Pengawasan dan Aksi Nyata di Lapangan
POHUWATO – Ketua LSM Pohuwato Watch mengapresiasi berbagai program Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Gorontalo tahun 2026 yang berfokus pada rehabilitasi hutan dan lahan, perhutanan sosial, pengawasan industri kayu, serta pengendalian pencemaran lingkungan.
Pohuwato Watch berharap program-program tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Pohuwato yang masih menghadapi berbagai tantangan dalam perlindungan hutan dan lingkungan.
Ketua LSM Pohuwato Watch menyampaikan bahwa dukungan terhadap program pemerintah harus dibarengi dengan pengawasan dan keterlibatan aktif seluruh pihak agar pelaksanaannya sesuai dengan tujuan yang telah ditetapkan.
“Kami mengapresiasi program DLHK Provinsi Gorontalo tahun 2026. Kami berharap Kepala Dinas LHK lebih proaktif dalam mengawal setiap program, terutama yang berkaitan dengan pemulihan hutan, perlindungan kawasan hutan, dan penanganan persoalan lingkungan di Pohuwato,” tegasnya.
Menurut Pohuwato Watch, program rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) serta pengelolaan daerah aliran sungai (DAS) merupakan langkah penting untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi risiko bencana akibat kerusakan lingkungan.
Selain itu, program perhutanan sosial dan pengembangan agroforestri diharapkan mampu membuka peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar hutan tanpa mengesampingkan kelestarian lingkungan.
Pohuwato Watch juga mendorong agar pendampingan terhadap kelompok perhutanan sosial dilakukan secara berkelanjutan sehingga manfaat program tidak hanya terlihat dalam pencapaian target administratif, tetapi juga dirasakan langsung oleh masyarakat.
Di tengah berbagai program tersebut, Pohuwato Watch berharap pengawasan kawasan hutan dan penanganan dugaan aktivitas pertambangan emas tanpa izin (PETI) tetap menjadi perhatian serius.
Menurut organisasi tersebut, jajaran KPH dan polisi kehutanan perlu menjalankan tugas pengawasan sesuai kewenangannya, termasuk menindaklanjuti laporan masyarakat mengenai dugaan perusakan hutan dan lingkungan.
“Kami berharap program yang sudah direncanakan dapat berjalan beriringan dengan pengawasan di lapangan. Apabila ditemukan dugaan pelanggaran, harus dilakukan pemeriksaan dan ditindaklanjuti sesuai aturan yang berlaku. Perlindungan lingkungan membutuhkan komitmen dan konsistensi,” lanjutnya.
Pohuwato Watch juga menilai pengawasan legalitas industri kayu, kepatuhan terhadap ketentuan kehutanan, serta pengendalian pencemaran dan penanganan pengaduan lingkungan merupakan bagian penting dalam menjaga kelestarian sumber daya alam di Provinsi Gorontalo.
Pohuwato Watch berharap Kepala DLHK Provinsi Gorontalo terus memperkuat koordinasi dengan jajaran KPH, pemerintah daerah, pemerintah desa, masyarakat, dan aparat penegak hukum dalam menjalankan program lingkungan.
Organisasi tersebut juga mendorong adanya evaluasi berkala dan keterbukaan informasi mengenai capaian program agar masyarakat dapat mengetahui sejauh mana pelaksanaan kegiatan memberikan dampak terhadap perlindungan lingkungan.
“Bagi kami, keberhasilan program lingkungan bukan hanya diukur dari jumlah kegiatan yang terlaksana, tetapi juga dari dampaknya. Hutan harus semakin terlindungi, kerusakan lingkungan harus ditangani, dan masyarakat harus merasakan manfaatnya,” tegasnya.
Pohuwato Watch menyatakan akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial sekaligus mendukung program pemerintah yang berpihak pada kelestarian lingkungan dan kepentingan masyarakat.
“Kami mengapresiasi program DLHK Provinsi Gorontalo dan berharap Kepala Dinas semakin proaktif memastikan pelaksanaannya di lapangan. Mari kita kawal bersama agar program ini benar-benar membawa perubahan positif bagi lingkungan dan masyarakat, khususnya di Pohuwato,” tutupnya.











