Mahasiswa Magang Sistem Informasi UAG Siap Ciptakan Aplikasi Digitalisasi Pembayaran Zakat di Baznas Bone Bolango

Mahasiswa Magang Sistem Informasi UAG Siap Ciptakan Aplikasi Digitalisasi Pembayaran Zakat di Baznas Bone Bolango

32 views
0

DETEKSINEWS.ID, Bone Bolango – Dalam upaya memperkuat kompetensi akademik dan memberikan pengalaman kerja nyata bagi para mahasiswa, Universitas Ary Ginanjar (UAG) melalui Program Studi Sistem Informasi resmi menerjunkan mahasiswanya untuk mengikuti program magang industri selama empat bulan di Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo.
Program magang wajib yang berlangsung selama empat bulan ke depan ini dirancang tidak hanya untuk mengasah keahlian teknis mahasiswa di dunia kerja, tetapi juga untuk memberikan dampak langsung bagi efisiensi dan jangkauan pelayanan zakat di tingkat daerah.
Kepala Program Studi Sistem Informasi UAG, Anggar Riskinanto, menekankan pentingnya kemitraan ini dalam mencetak lulusan yang siap bersaing sekaligus memiliki kepedulian sosial.
“Besar harapan kami agar permohonan magang ini dapat dipertimbangkan dan memberikan manfaat mutualisme. Untuk informasi lebih lanjut, kami siap berdiskusi sesuai dengan ketentuan yang berlaku di instansi,”ujar Anggar dikutip dari Surat Permohonan Magang Universitas Ary Ginanjar Program Studi Sistem Informasi Nomor : 63/PRODI/SI/VII/2026 yang ditujukan kepada Ketua Baznas Bone Bolango, Faisal Pakaya.
Selama masa magang, para mahasiswa membawa misi utama untuk mentransformasi ekosistem digital Baznas Bone Bolango. Adhwa Sobah Al Amin F Pakaya, mahasiswa semester 7 UAG yang juga penerima beasiswa Pemda Bone Bolango, menjelaskan bahwa program utama mereka berfokus pada optimalisasi platform digital.
“Fokus utama kami selama empat bulan ini adalah digitalisasi, mulai dari pembenahan website resmi hingga pembuatan konten kreatif seperti short movie dan media sosial. Langkah ini penting untuk memperluas jangkauan edukasi zakat,”ungkap Adhwa, saat diwawancarai, Kamis (30/07/2026).
Senada dengan Adhwa, Muhammad Naufal Ramadhan, mahasiswa semester 7 UAG asal Yogyakarta, menambahkan bahwa dorongan empati terhadap pembangunan daerah menjadi alasan kuat dirinya memilih Baznas Bone Bolango.
Sebagai mahasiswa, ia ingin membawa inovasi baru ke daerah, bukan sekadar melanjutkan program yang sudah ada. Tahap awal kami fokus pada penguatan media sosial dan website untuk meyakinkan masyarakat bahwa Baznas Bone Bolango sangat kompeten mendistribusikan zakat.
“Ke depannya, setelah memetakan permasalahan di lapangan, kami juga berupaya meriset dan mengembangkan aplikasi khusus untuk memudahkan transaksi pembayaran zakat para muzakki secara digital,”papar Naufal.
Sementara itu, kehadiran mahasiswa Sistem Informasi UAG mendapat apresiasi hangat dari pimpinan Baznas Bone Bolango. Ketua Baznas Bone Bolango, Faisal Pakaya, menyampaikan bahwa kolaborasi ini memberikan warna baru bagi operasional lembaga, yang sebelumnya lebih sering menerima mahasiswa magang dari latar belakang manajemen keagamaan.
“Kami sangat menyambut baik kedatangan mahasiswa magang dari jurusan Sistem Informasi UAG. Harapan kami, mereka dapat melahirkan terobosan dan inovasi digital, khususnya dalam berdakwah serta meningkatkan kesadaran berzakat secara modern,”kata Faisal.
Selain fokus pada proyek digitalisasi, para mahasiswa juga diajak untuk melebur langsung dengan kegiatan operasional harian sebagai amil zakat. Mereka terjun langsung ke lapangan, termasuk melintasi kawasan Suwawa Timur dan Suwawa Tengah untuk penjemputan dana zakat dan infak.
Melalui perpaduan antara inovasi teknologi dan pengalaman lapangan ini, UAG berharap para mahasiswa tidak hanya lulus dengan kemampuan teknis yang andal, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi dalam membangun masyarakat daerah. (Tim Redaksi)

Your email address will not be published. Required fields are marked *