DETEKSINEWS.ID, Pohuwato. – Kemah Prasiaga Gerakan Pramuka Pohuwato dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 sekaligus memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kabupaten Pohuwato, resmi berakhir setelah berlangsung selama empat hari sejak dibuka pada Rabu 5 Agustus 2026).
Kegiatan yang melibatkan peserta anak-anak PAUD utusan dari 13 kecamatan se-Kabupaten Pohuwato tersebut ditutup secara resmi oleh Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, yang juga selaku Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Waka Mabicab) Gerakan Pramuka Pohuwato, di halaman Kantor Bupati Pohuwato, Sabtu (08/08/2026).
Penutupan berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Seperti halnya saat pembukaan, rangkaian upacara penutupan juga melibatkan anak-anak PAUD sebagai petugas pelaksana. Salah satu momen menarik terlihat ketika pemimpin upacara menjemput pembina dari tempat kehormatan menuju mimbar upacara.
Momen lainnya ditandai dengan penyalaan obor yang dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Iwan S. Adam sebagai simbol semangat dan keberlanjutan kegiatan Prasiaga di Kabupaten Pohuwato.
Penutupan tersebut turut dihadiri Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Pohuwato, Nasir Giasi, Wakapolres Pohuwato, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pohuwato, Arman Mohamad, serta sejumlah Ketua Majelis Pembimbing Ranting (Kamabiran), di antaranya Kamabiran Lemito, Fatmah Katili, Kamabiran Randangan, Saharudin Saleh, dan Kamabiran Duhiadaa, Burhan Inaku Moputi.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Iwan S. Adam menyampaikan permohonan maaf Bupati Pohuwato sekaligus Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, yang belum dapat hadir karena sedang mengikuti agenda penting lainnya. Demikian juga Bunda PAUD Kabupaten Pohuwato, Selfi Mbuinga Monoarfa yang sama-sama belum bisa hadir pada penutupan kegiatan kemah prasiaga malam ini.
Bapak Bupati menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat hadir pada malam ini. Beliau meminta saya untuk menutup kegiatan yang sangat baik ini, yang untuk kedua kalinya dilaksanakan di Kabupaten Pohuwato,”ujar Iwan.
Iwan memberikan apresiasi kepada seluruh panitia dan pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Kemah Prasiaga. Menurutnya, keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat panitia untuk menghadirkan kegiatan yang melibatkan anak-anak dari seluruh kecamatan.
Ia bahkan menyambut baik gagasan agar Kemah Prasiaga dapat dilaksanakan secara rutin setiap tahun di Kabupaten Pohuwato.
“Saya sepakat dengan Ketua Kwarcab bahwa setiap tahun harus dilaksanakan Kemah Prasiaga. Saya melihat semangatnya luar biasa. Walaupun dengan keterbatasan anggaran, 13 kecamatan tetap ikut berpartisipasi. Terima kasih atas partisipasinya,”ungkapnya.
Wabup berharap kegiatan tersebut ke depan dapat menjadi agenda bersama Pemerintah Kabupaten Pohuwato, Kwarcab Gerakan Pramuka, Bunda PAUD, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Menurutnya, kegiatan Prasiaga memiliki peran penting dalam menumbuhkembangkan bakat, karakter, keberanian, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air sejak usia dini.
Iwan juga mengenang perjalanan dirinya sebagai kader Pramuka sejak duduk di bangku sekolah dasar hingga sekolah menengah pertama, kemudian melanjutkan kegiatan kepramukaan melalui Saka Bhayangkara.
“Ketika saya berjalan di lapangan, banyak kenangan yang teringat sampai meneteskan air mata. Pramuka mengajarkan kita untuk bangga terhadap bangsa, menanamkan nilai-nilai keagamaan, patriotisme dan disiplin. Sampai hari ini saya masih memegang nilai kedisiplinan itu, salah satunya karena Pramuka,” tuturnya.
Wabup menambahkan, semangat yang diperoleh selama mengikuti Kemah Prasiaga diharapkan tidak berhenti di lokasi kegiatan, tetapi dapat dibawa pulang oleh seluruh peserta untuk diterapkan di lingkungan keluarga maupun organisasi masing-masing. (Zek/prkm-D002)













