
Tim Pers Siber Indonesia Pohuwato
POHUWATO, deteksinews.id – Kerusakan lingkungan di sejumlah wilayah Kabupaten Pohuwato makin menjadi dan sulit di bendung.
Sepertinya ada sebuah kekuatan besar di balik keberanian pelaku usaha pertambangan dengan menggunakan alat berat jenis escavator.
Pantauan awak media Senin malam (19/2/24) di wilayah Kecamatan Dengilo, sejumlah alat berat mulai beroperasi.
Terpantau aktifitas pengrusakan lingkungan oleh pelaku usaha PETI mulai berlangsung dengan menggunakan alat berat jenis escavator.
Mirisnya lagi, alat berat jenis escavator beroperasi secara bebas, tanpa ada rasa takutnya, bila ketahuan Aparat Penegak Hukum (APH).
Kapolres Pohuwato AKBP Winarno, ketika di informasikan kegiatan dan masuknya alat tersebut, langsung memberikan respon positif.
“Terimakasih atas informasinya pak.” Terang Kapolres Pohuwato AKBP Winarno melalui pesan singkat WhatsApp.
Sebelumnya kerusakan lingkungan di soroti aktifis Harson Ali dari Lembaga Aliansi Indonesia (LAI)
“Saat tim turun kelapangan, jelas terlihat kerusakan lingkungan dan mirisnya ada di wilayah kawasan” ucap Harson, Kamis (24/1/24) beberapa waktu lalu.
Meskipun di wilayah Desa Balayo tim gabungan DLH dan KPH tidak melihat aktifitas alat berat, namun bukti kerusakan lingkungan saat itu di temukan jelas.
Begitu pula tim KPH wilayah III Pohuwato tegas Harson, saat turun lapangan di Desa Karya Baru Dengilo, ditemukan bukti rusaknya lingkungan akibat aktifitas alat berat jenis escavator.
Bahkan saat itu kata Harson, di temukan sejumlah alat berat jenis escavator sedang melakukan aktivitas Pertambangan.
“Kami sudah mengantongi dokumen photo maupun vidio dari kerusakan lingkungan tersebut.” Ungkapnya.
Saat ini kata Harson, pihaknya sudah mengantongi dokumen rekomendasi kerusakan lingkungan dari DLH Kabupaten Pohuwato dan instrumen dukungan dari KPH wilayah III Pohuwato.
“Ini yang akan menjadi dasar laporan saya, terkait kerusakan lingkungan di sejumlah wilayah Kabupaten Pohuwato.” Ungkap Harson kepada awak.media ini beberapa waktu lalu.
Vanda Waraga/D002