Di Duga Disalah Gunakan, Rekomendasi BBM Bersubsidi Dari Dinas Pertanian Di Soroti

Di Duga Disalah Gunakan, Rekomendasi BBM Bersubsidi Dari Dinas Pertanian Di Soroti

68 views
0

POHUWATO, deteksinews.id. -. Kembali pengisian BBM bersubsidi jenis solar melalui rekomendasi instansi terkait disoroti.

Kali ini yang diminta ditertibkan adalah rekomendasi BBM bersubsidi dari dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato.

Informasi yang berhasil dihimpun awak media ini, Sabtu (7/2) menyebutkan, ada dugaan terhadap penggunaan rekomendasi dinas Pertanian, dan bahkan ada rekomendasi yang di jual ke pihak tertentu.

Yang lebih miris katanya, meskipun wajar mendapatkan rekomendasi, namun wilayah Duhiadaa diakuinya banyak menghasilkan rekom.

Rekomendasi kata sumber yang enggan sebutkan namanya, disoroti terkait penggunaan yang justeru dilakukan oleh yang bukan pemohon.

Di contohkannya, ada rekomendasi BBM bersubsidi jenis solar atas nama mantan kades Duhiadaa, namun yang bersangkutan tidak mengambil BBM nya, namun menggunakan tangan orang lain tanpa ada surat kuasa.

“Ini juga yang disoroti hingga akan berpengaruh pada sistem distribusi BBM bersubsidi jenis solar itu sendiri.” Diingatkannya.

Ini katanya, yang harus ditertibkan dan diawasi sepenuhnya oleh pemberi rekomendasi, yang diawali dari Pemerintah desa, kecamatan hingga instansi terkait.

Terkait dugaan penyalahgunaan rekomendasi BBM bersubsidi jenis solar para petani tersebut, tambahnya, ini harus ditertibkan sehingga tidak menimbulkan kecemburuan.

Hingga berita ini di publish, belum ada konfirmasi ke pihak Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato dan management SPBU Marisa terkait pengawasan distribusi BBM bersubsidi jenis solar itu.

Ini menyusul dari investigasi wartawan dilapangan, adanya dugaan permainan pengisian BBM bersubsidi yang melibatkan orang dalam itu sendiri.

Apalagi dugaan banyaknya rekomendasi dari Dinas Pertanian Kabupaten Pohuwato yang di sinyalir banyak di salah gunakan.

Nah sumber yang berhasil di wawancarai awak media ini menyebutkan, ada jual beli rekom oleh penerima rekomendasi BBM bersubsidi ke pihak lain di lokasi tersebut.

Hal ini menurutnya bukan salah mereka, namun lemahnya pengawasan pihak management SPBU Marisa terutama oknum managernya.

“Bagaimana kontrol manager tidak maksimal dan optimal.” jadinya seperti ini.

Diakuinya, bila ini sering dikontrol oleh pihak management terutama sang manager, maka ini bisa teratur dan pelayanan pasti akan optimal dengan tak mengorbankan pemanfaat lainnya.

Your email address will not be published. Required fields are marked *