Perkuat Layanan Uronefrologi  di RSUD Bumi Panua, Pemkab Gandeng RSCM dan RSHS,

Perkuat Layanan Uronefrologi di RSUD Bumi Panua, Pemkab Gandeng RSCM dan RSHS,

19 views
0

Pohuwato, DETEKSINEWS.ID, – Pemerintah Kabupaten Pohuwato resmi menjalin kerja sama strategis dengan Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta dan RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama Jejaring Pengampuan Layanan Uronefrologi, Jumat (31/07/2026).

Penandatanganan kerja sama ini yang berlangsung berlangsung di Aula RSUD Bumi Panua Kabupaten Pohuwato, menjadi langkah penting dalam upaya meningkatkan kualitas layanan kesehatan, khususnya pelayanan penyakit ginjal dan saluran kemih (uronefrologi), bagi masyarakat Kabupaten Pohuwato.

Dalam sambutannya, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato dan seluruh masyarakat menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat datang kepada pimpinan beserta jajaran RSUP Nasional Dr. Cipto Mangunkusumo Jakarta dan RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung.

Menurut Bupati, kehadiran dua rumah sakit rujukan nasional tersebut merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam meningkatkan pelayanan kesehatan masyarakat, terutama di wilayah barat Provinsi Gorontalo.

“Hari ini bukan sekadar penandatanganan lembaran dokumen di atas kertas, tetapi menjadi awal sebuah lompatan besar dalam transformasi layanan kesehatan di daerah kita. Kerja sama ini merupakan jawaban nyata atas harapan masyarakat Pohuwato yang menginginkan akses terhadap pelayanan kesehatan berkualitas tanpa harus terbebani oleh jarak maupun biaya yang besar,” ujar Saipul.

Bupati menjelaskan bahwa kasus penyakit ginjal dan saluran kemih, seperti gagal ginjal kronis, batu ginjal, hingga infeksi saluran kemih kompleks, terus menunjukkan peningkatan dari tahun ke tahun. Selama ini, banyak pasien harus menjalani rujukan ke luar daerah untuk memperoleh layanan hemodialisis maupun tindakan bedah urologi.

Kondisi tersebut, menurutnya, tidak hanya menimbulkan beban biaya, tetapi juga berdampak pada kondisi fisik, psikologis, serta hilangnya waktu produktif bagi pasien dan keluarga yang mendampingi.

“Karena itu Pemerintah Kabupaten Pohuwato tidak boleh tinggal diam. Kami berkomitmen penuh memotong mata rantai kesulitan tersebut melalui penguatan layanan kesehatan di daerah. Dengan adanya jejaring pengampuan ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih cepat, lebih dekat, dan berkualitas sesuai standar nasional,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati berharap kerja sama ini tidak hanya berhenti pada aspek pelayanan medis, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kapasitas sumber daya manusia kesehatan, transfer pengetahuan, pengembangan teknologi medis, hingga peningkatan mutu tata kelola rumah sakit. Prkm-D002

Your email address will not be published. Required fields are marked *