, DETEKSINEWS.ID, Gorontalo – Semangat inovasi dan pembinaan terus ditunjukkan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Gorontalo. Hal tersebut mendapat apresiasi dari Inspektur Wilayah (Irwil) IV Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Jayanta Surbakti saat melakukan kunjungan kerja ke Lapas Gorontalo, Kamis (03/09/2026).
Kedatangan Irwil IV yang didampingi Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Gorontalo Bambang Haryanto, disambut hangat oleh Kepala Lapas Kelas IIa Junaidi Rison, beserta jajaran. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pemantauan terhadap kondisi Lapas, khususnya kelayakan sarana dan prasarana yang menunjang pelaksanaan pembinaan bagi warga binaan.
Dalam peninjauan tersebut, Irwil IV melihat secara langsung berbagai fasilitas yang tersedia di Lapas Gorontalo. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan sarana pendukung pembinaan maupun pelayanan dapat dimanfaatkan secara optimal serta memenuhi kebutuhan warga binaan.
Usai meninjau fasilitas umum, rombongan kemudian mengunjungi salah satu program unggulan Lapas Gorontalo di bidang ketahanan pangan, yakni Green House Hidroponik Orilago Hidrofarm.
Di lokasi tersebut, Irwil IV melihat langsung aktivitas budidaya tanaman hidroponik yang dikelola dengan melibatkan warga binaan. Tanaman sayuran dan buah yang tumbuh subur menjadi bukti pemanfaatan lahan secara produktif sekaligus menjadi sarana pembelajaran keterampilan bagi warga binaan.
Program tersebut mendapat apresiasi karena mampu mengoptimalkan lahan terbatas menjadi area produktif yang memiliki nilai ekonomi sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan.
Melalui kegiatan ini, warga binaan tidak hanya memperoleh pengalaman bercocok tanam dengan metode modern, tetapi juga dibekali keterampilan yang dapat dikembangkan setelah selesai menjalani masa pidana.
Peninjauan kemudian dilanjutkan ke kawasan Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Gorontalo. Di area tersebut, Irwil IV melihat perkembangan inovasi terbaru berupa fasilitas Pengelolaan Sampah Terpadu berbasis Insinerator Hybrid dan Komposter Aerob.
Fasilitas tersebut saat ini telah memasuki tahap akhir pengerjaan. Kehadirannya menjadi bagian dari upaya Lapas Gorontalo dalam membangun sistem pengelolaan sampah yang lebih efektif, modern, dan ramah lingkungan.
Melalui fasilitas tersebut, sampah yang dihasilkan dari aktivitas sehari-hari, termasuk dari blok hunian dan dapur, diharapkan dapat dikelola dengan lebih baik.
Kalapas Gorontalo, Junaidi Rison, menyampaikan rasa syukur atas kunjungan dan arahan yang diberikan Irwil IV. Menurutnya, apresiasi tersebut menjadi motivasi bagi jajaran Lapas Gorontalo untuk terus menghadirkan inovasi dalam pelaksanaan pembinaan.
“Apresiasi yang diberikan oleh Bapak Irwil IV tentu memicu semangat kami untuk terus berinovasi. Program ketahanan pangan dan pengolahan sampah ini merupakan komitmen nyata kami dalam menciptakan Lapas yang mandiri, bersih, dan ramah lingkungan,” ujar Junaidi.
Menurutnya, seluruh fasilitas yang dikembangkan akan dioptimalkan sebagai media pembelajaran dan pembinaan keterampilan bagi warga binaan.
“Kami pastikan fasilitas ini dikelola secara maksimal, sehingga selain memberikan manfaat bagi lingkungan Lapas, juga menjadi bekal keahlian yang berharga bagi warga binaan ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat,” pungkasnya.













