Akram Pasau, SH ; “Pemerintah Kabupaten Parimo harusnya segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan.”
DETEKSINEWS.ID, Parimo Sulteng – Sejumlah Warga Desa Siendeng, Kotanagaya, Lambunu Utara dan Desa Tirtanagaya Bendungan, Kecamatan Bolano Lambunu, Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), mengeluhkan kondisi ruas jalan yang rusak dan sudah bertahun tahun belum ada perhatian serius pemerintah.
Perhatian serius Pemkab Parimo sangat di harapkan, mengingat ruas jalan yang menjadi penghubung beberapa desa dengan kondisi rusak parah tersebut, sulit dilalui sehingga berpengaruh pada pergerakan ekonomi terutama sektor pertanian dan perkebunan yang menjadi andalan wilayah tersebut.
“Kondisi jalan rusak dan berlubang berdampak langsung terhadap aktivitas masyarakat, terutama distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, serta pelayanan kesehatan bagi masyarakat.” Ungkap sejumlah warga Desa Tirtanagaya, Kotanagaya, Padang Lambunu Utara dan Desa Siendeng , Minggu (28/6/26)
Apalagi terang Irawan pria paruh baya yang berprofesi petani yang di dampingi ayahnya Anto, warga Desa Kotanagaya dan Tirtanagaya, bila saat musim hujan, kondisi jalan menjadi semakin licin dan membahayakan pengguna, apalagi ruas jalan berlubang di seputaran Desa Siendeng serta Desa Lambunu Utara wilayah Padang.
Sebelumnya Warga lainnya saat berbincang dengan awak media di pasar cabang tiga Desa Lambunu Utara Padang juga menyampaikan kekecewaannya terhadap minimnya perhatian pemerintah terhadap kondisi infrastruktur jalan yang rusak dan berlubang di wilayah tersebut
“Kondisi jalan rusak dan berlubang ini sudah bertahun tahun tak di perhatikan pemerintah. Bila kami sudah tidak dianggap lagi warga Parimo, kemana kami harus bertanya.?” ungkap mereka bersamaan saat aktifitas pasar cabang tiga berlangsung.
Kondisi ini menjadi perhatian Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Analisis Hak Asasi Manusia (LA HAM) saat ada kegiatan di wilayah wisata air bersih di Desa Tirtanagaya Kecamatan Bolano Lambunu Kabupaten Parigi Moutong
Wakil Ketua Umum DPP Lembaga Analisis HAM Republik Indonesia (LAHAM RI), Akram Pasau,SH, menanggapi serius dan meminta Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong Provinsi Sulawesi Tengah memberikan perhatian serius terhadap kondisi ruas jalan Siendeng, Lambunu Utara – Kotanagaya hingga Desa Tirtanagaya Bendungan yang merupakan akses vital masyarakat petani, serta pergerakan ekonomi, kesehatan dan lainnya yang menjadi harapan masyarakat di sejumlah desa di wilayah kecamatan tersebut.
Apalagi terang Akram, Presiden Prabowo Subianto dalam Penas KTNA di Gorontalo terus menekankan peningkatan ekonomi melalui sektor Koperasi Merah Putih yang berfokus menggerakkan ekonomi desa.
“Pemerintah Kabupaten Parimo harusnya segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan, sehingga mampu menekan program KMP.” Terang Akram Pasau
Perbaikan ruas jalan tersebut kata Akram Pasau, sangat penting dalam menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesehatan warga terutama sektor pertanian dan perkebunan Karena itu, ia berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah konkret untuk melakukan perbaikan.
Baik warga maupun Lembaga Analisis HAM juga berharap keluhan yang telah disampaikan dapat segera ditindaklanjuti agar akses transportasi kembali lancar dan roda perekonomian masyarakat normal dan tidak terganggu.
Hingga berita ini dipublish, belum ada konfirmasi serta tanggapan resmi dari Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong terkait keluhan masyarakat terkait jalan rusak dan berlubang tersebut.
AP – D002












