Astaga…!  Gegara Memberitakan Gaji Dosen Belum Dibayar, Hitler Simanungkalit  Di DO Dari Kampus UNIPO

Astaga…! Gegara Memberitakan Gaji Dosen Belum Dibayar, Hitler Simanungkalit Di DO Dari Kampus UNIPO

35 views
0

Pohuwato, DETEKSINEWS.ID – Miris dan sangat memprihatinkan, jurnalis media online Hitler Simanungkalit, seorang mahasiswa baru Fakultas Hukum Universitas Pohuwato (UNIPO), harus menelan pahit diskriminasi.

Mahasiswa yang belum genap satu semester mengenyam pendidikan harus menerima keputusan dikeluarkan dari kampus alias drop out (DO).

Tak hanya itu, uang Sumbangan Penyelenggaraan Pendidikan (SSP) yang telah dibayarkannya juga dikembalikan oleh pihak kampus.

Langkah DO ini diduga kuat merupakan buntut dari aktivitas Hitler sebagai jurnalis. Ia sebelumnya menulis dan mempublikasikan berita mengenai persoalan gaji dosen UNIPO yang disebut-sebut belum dibayarkan selama enam bulan. Berita tersebut cepat menyebar dan menuai sorotan publik.

Tak berselang lama setelah pemberitaan itu tayang, Hitler mengaku dihubungi oleh salah satu dekan Fakultas Hukum, Irwan, SH., MH, untuk bertemu. Namun pertemuan tersebut bukan dilakukan secara resmi di lingkungan kampus, melainkan di luar area kampus.

Hitler menduga, pertemuan itu menjadi awal dari keputusan kampus mengeluarkannya. Menurutnya, Irwan menyampaikan bahwa keputusan tersebut berasal dari atasan.

“Katanya perintah dari atasan, sudah keputusan,” ujar Hitler menirukan ucapan Irwan.

Ia menyayangkan keputusan tersebut dan menilai bahwa tindakan kampus justru mencederai prinsip-prinsip kebebasan berekspresi dan kebebasan pers, yang seharusnya dijunjung tinggi di lingkungan akademik.

“Ini sangat disayangkan. Seharusnya kampus menjadi tempat di mana kebebasan pers dan kebebasan berekspresi dijunjung tinggi, bukan malah membungkamnya,” ujar Hitler.

Pers Siber Indonesia Gorontalo Kecam Sikap Kampus

Plt Ketua Pers Siber Indonesia Gorontalo Muzamil Hasan mengecam sikap kampus yang mempertontonkan sikap egois dan apatis terhadap kritikan melalui edukasi pemberitaan.

Harusnya pihak kampus merasa berterima kasih kepada jurnalis tersebut dan lebih mengedepankan transparansi publik sebagai lembaga pendidikan.

“Motivasi sesama jurnalis, yang jelas saya Kecam sikap kampus tersebut.” Ungkapnya Rabu malam (27/8/25) di salah satu warkop di bilangan Kota Gorontalo

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak Rektorat UNIPO belum memberikan keterangan resmi.

Upaya konfirmasi melalui sambungan telepon kepada Rektor UNIPO, Grety Saleh, juga belum membuahkan jawaban. Publik kini menanti penjelasan terbuka dari pihak kampus terkait pemecatan mahasiswa yang juga berprofesi sebagai jurnalis ini.
(D004/D003)

Your email address will not be published. Required fields are marked *