LAPAS KELAS IIA GORONTALO GANDENG BTM AT-TAUBAH GELAR SELEKSI IMAM

LAPAS KELAS IIA GORONTALO GANDENG BTM AT-TAUBAH GELAR SELEKSI IMAM

29 views
0

Kota Gorontalo, (deteksinews.id) – Sebanyak 64 Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) menjadi peserta calon Imam Masjid mengikuti seleksi di hadapan tim seleksi untuk menjadi Imam Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIA Gorontalo yang Bertempat di Selasar Masjid, Selasa (15/03/22).

Kegiatan seleksi awal imam ini diselenggarakan oleh Badan Tàmirul Masjid At-Taubah yang dibuka langsung oleh Kasi Binadik Kasdin Lato, SH yang juga sebagai pembina badan Tamirul Masjid.

“Kegiatan ini merupakan salah satu pola pembinaan bagi warga binaan dalam rangka peningkatan dan pembentukan mental spiritual sehingga kelak menjadi insan berahlaqul karimah yang memiliki kompetensi sebagai seorang imam. Secara bertahap kita menuju ke tahapan kualitas khususnya bagi para calon imam, dan sekarang dilaksanakan tahapan seleksi awal untuk selanjutnya para calon imam yang berasal dari Warga Binaan akan diikut sertakan di Bimbingan Teknis (Bimtek) selama 5 hari. Berbagai pengetahuan akan didapatkan oleh peserta, diantaranya pemahaman fiqh shalat, adab dan etika imam pada sholat berjamaah, hafalan dan bacaan indah surah dalam Al Quran dan materi pengetahuan lainnya.” Ucap Kasdin dalam sambutanya.

Nantinya peserta kedepan dituntut untuk sesuai dengan kriteria khusus yang dipersiapkan oleh Badan Tàmirul Masjid At-Taubah untuk menjadi seorang Imam, misalnya peserta harus mampu membacakan ayat-ayat dengan lantunan indah dan sesuai kaidah. Selain sebagai moment pembinaan dan pembelajaran, kegiatan ini bagi kami dipersiapkan untuk mencari sosok calon imam yang sesuai dengan kriteria.”Tambah Fery Utiarahman sebagai Ketua Umum Tàmirul Masjid At-Taubah.

Dirinya Menambahkan “Bagi orang yang awalnya tidak senang datang ke masjid, jadi senang karena tertarik merdu dan indahnya seorang imam ketika membaca Ayat-Ayat Al Quran. Semoga kegiatan ini dapat menambah khasanah ilmu pengetahuan bagi warga binaan dan dapat mempraktekannya di Masjid dilingkungan masyarakat sekitarnya.” Tandasnya.

(Humas Lapas Gorontalo)

Your email address will not be published. Required fields are marked *