Pemkab Pohuwato Mulai Bor Sumur Air Tanah, Ini Targetnya

Pemkab Pohuwato Mulai Bor Sumur Air Tanah, Ini Targetnya

11 views
0

Deteksinews.id, POHUWATO – Menangani kebutuhan dasar masyarakat, Pemerintah Daerah (Pemda) Pohuwato melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) bersama PERUMDAM Tirta Moolango mulai membangun sumur air tanah dalam di Dusun Batupasang, Desa Marisa Utara, Kecamatan Marisa, tepatnya di kompleks Jembatan Hulude Bunggu, Jumat, (02/10/2026).

Pengeboran sumur air tanah dalam perdana tersebut ditandai dengan penekanan tombol oleh Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, didampingi Direktur PERUMDAM Tirta Moolango, Kaharudin Yusuf Rahim, Dewan Pengawas Perumdam Moolango, Rinto W. Ali, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Pohuwato, Ir. Vicky M. Lahamutu,ST.MT, serta unsur terkait dan jajaran Perumdam Moolango.

Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga, mengatakan pembangunan sumur air tanah dalam merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya air bersih.

Insyaallah, kalau tidak mengalami hambatan, sumur ini bisa memproduksi air 10 liter per detik sesuai penyampaian tim teknis Cipta Karya Dinas PU Kabupaten Pohuwato,”ujar Saipul.

Menurutnya, pembangunan sumur tersebut juga menjadi langkah pemerintah daerah dalam menangani persoalan krisis air, terutama pada musim kemarau. Air merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian pemerintah.

“Mohon doa dan dukungan kita semua, termasuk masyarakat. Bila ini selesai sesuai target sekitar satu bulan lebih, maka kebutuhan air semakin tertangani, terutama di beberapa desa yang mengalami kekurangan air akibat tekanan air yang kurang,”jelasnya.

Saipul menjelaskan, lokasi pengeboran dipilih karena dinilai strategis dan tidak harus berdekatan dengan bak penampungan. Selain itu, titik tersebut memiliki sumber air yang dinilai potensial karena berada tidak jauh dari aliran sungai di sekitar Jembatan Hulude Bunggu.

Dalam menentukan titik pengeboran, pemerintah daerah juga mempertimbangkan hasil survei teknis serta kearifan lokal berupa payango yang dilakukan oleh salah satu imam untuk membantu menentukan titik yang diyakini memiliki sumber air.

“Insyaallah pekerjaan ini bisa berjalan lancar sesuai target yang diharapkan dan hasilnya dapat dimanfaatkan untuk masyarakat. Apalagi kondisi iklim masih dalam musim kemarau dan belum dapat dipastikan kapan musim penghujan datang,”katanya.

Ia menambahkan, pembangunan sumur tersebut merupakan bagian dari inisiatif pemerintah daerah melalui Bidang Cipta Karya Dinas PUPR, PERUMDAM Tirta Moolango, serta Badan Pengawas Perumdam Moolango.

Sementara itu, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kabupaten Pohuwato, Vicky M. Lahamutu, menjelaskan bahwa pengeboran perdana yang dilakukan Bupati menjadi penanda dimulainya pekerjaan pembangunan sumur air tanah dalam oleh pihak penyedia.

Rencananya pekerjaan ini dilaksanakan selama satu setengah bulan sampai dengan commissioning pada akhir November,”jelas Vicky.

Dari sisi pembiayaan, pekerjaan tersebut direncanakan menggunakan anggaran APBD Perubahan dengan pagu sekitar Rp350 juta hingga Rp400 juta. Vicky mengatakan, pengeboran menggunakan sistem hidrolik dengan target kedalaman mencapai 80 meter.

Menurutnya, titik tersebut dipilih berdasarkan hasil survei geolistrik yang sebelumnya telah dilakukan untuk mengetahui potensi dan kapasitas air tanah. “Jadi, mengapa dipilih titik ini? Karena berdasarkan hasil survei geolistrik yang telah dilaksanakan oleh tim dari UNG, titik ini dinilai memiliki potensi sumber air,”ujarnya.

Di sisi lain, Direktur PERUMDAM Tirta Moolango, Kaharudin Yusuf Rahim, menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah melalui APBD untuk pembangunan sumur tersebut karena ini merupakan bagian dari peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Ia mengatakan, keberadaan sumur baru ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan air bersih kepada masyarakat. Menurutnya, lokasi pengeboran dinilai tepat karena sebelumnya telah dilakukan survei geolistrik dengan hasil yang menunjukkan potensi sumber air.

Kaharudin menambahkan, keberadaan sumur tersebut diharapkan dapat menambah debit sekaligus meningkatkan tekanan air, khususnya di wilayah Marisa dan sekitarnya.

“Alhamdulillah, dengan adanya sumur ini bisa menambah tekanan air yang ada di seputaran Pohuwato dan Marisa, khususnya. Nantinya akan terhubung dengan bak air yang tidak jauh dari lokasi ini,”ujarnya.

Ia berharap, setelah pekerjaan selesai, tambahan debit air tersebut dapat meningkatkan pelayanan kepada konsumen sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi dengan tekanan yang sesuai dengan sistem pelayanan Perumdam Moolango. (IK /Prkm- D002)

Your email address will not be published. Required fields are marked *