HUT Boalemo ke-27 Tak Sekadar Seremoni, 1.000 Kaum Dhuafa Bakal Dilibatkan

HUT Boalemo ke-27 Tak Sekadar Seremoni, 1.000 Kaum Dhuafa Bakal Dilibatkan

6 views
0

DETEKSI NEWS, BOALEMO — Pemerintah Kabupaten Boalemo mulai mematangkan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kabupaten Boalemo yang akan digelar pada 12 Oktober 2026.

Peringatan hari jadi daerah tahun ini diarahkan tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan pemerintah dengan masyarakat serta memberikan manfaat yang dapat dirasakan secara langsung.

Hal itu disampaikan Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, saat menjadi pembina Apel Kerja Awal Bulan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo yang berlangsung di Alun-Alun Tilamuta, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Boalemo.

Dalam kesempatan itu, Lahmudin mengatakan bahwa pelaksanaan HUT ke-27 Boalemo akan lebih banyak melibatkan masyarakat. Pemerintah daerah ingin menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah sekaligus memberikan ruang kepada pelaku usaha lokal.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam sebuah perayaan hari jadi daerah. Selain dapat membangun kebersamaan, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu memberikan kesempatan kepada pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk memperkenalkan serta memasarkan produk mereka.

Tidak hanya mengedepankan aspek hiburan dan promosi potensi daerah, rangkaian HUT ke-27 Boalemo juga direncanakan memiliki dimensi sosial.

Wakil Bupati mengungkapkan adanya rencana untuk menghadirkan masyarakat kurang mampu dalam rangkaian peringatan tersebut. Sebanyak 1.000 kaum dhuafa di Kabupaten Boalemo direncanakan akan diundang untuk menerima bantuan.

“Pak Bupati juga menyampaikan bahwa pada peringatan Hari Ulang Tahun ke-27 Kabupaten Boalemo tanggal 12 Oktober nanti, insyaallah beliau ingin mengundang fakir miskin dan kaum dhuafa untuk menerima bantuan dari masyarakat yang memiliki kemampuan. Beliau menyampaikan akan mengundang 1.000 kaum dhuafa di Kabupaten Boalemo dan hadir bersama para pejabat,” ujar Wakil Bupati.

Rencana itu sekaligus memperlihatkan bahwa peringatan hari jadi daerah ingin diarahkan agar memiliki makna sosial yang lebih luas. Pemerintah berharap momentum tersebut dapat menjadi sarana berbagi dan memperkuat kepedulian terhadap warga yang membutuhkan.

Memasuki usia ke-27, Kabupaten Boalemo juga diharapkan menjadikan momentum hari jadi sebagai kesempatan untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan pembangunan daerah.

Evaluasi tidak hanya berkaitan dengan capaian program pemerintah, tetapi juga menyangkut sejauh mana keberadaan pemerintah memberikan dampak positif bagi kehidupan masyarakat.

Lahmudin menegaskan bahwa HUT Boalemo harus menjadi momentum untuk melakukan evaluasi sekaligus memperkuat konsolidasi dalam menjalankan roda pemerintahan dan pembangunan.

“Momentum Hari Ulang Tahun ke-27 harus kita jadikan sebagai momentum evaluasi dan konsolidasi. Bukan hanya untuk melihat apa yang telah kita capai, tetapi juga untuk bertanya kepada diri kita masing-masing: apa yang sudah kita berikan kepada daerah, apa yang sudah kita lakukan untuk masyarakat, dan apa yang masih harus kita perbaiki. Saya kira, itulah pesan dari Pemerintah Kabupaten Boalemo. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa memberikan kekuatan, kesehatan, petunjuk, dan perlindungan kepada kita semua dalam melaksanakan tugas dan pengabdian bagi Kabupaten Boalemo yang kita cintai,” tutupnya.

Dengan demikian, HUT ke-27 Kabupaten Boalemo diharapkan tidak berhenti pada kemeriahan kegiatan. Momentum tersebut diharapkan mampu memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat, membuka peluang bagi ekonomi lokal, sekaligus menghadirkan kepedulian bagi warga yang membutuhkan.

Peringatan hari jadi pun diharapkan menjadi pengingat bahwa keberhasilan pembangunan pada akhirnya bukan hanya diukur dari berbagai program yang terlaksana, tetapi dari manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat.##

Hans Pieter Mahieu

Sumber: Prokopim Boalemo

Your email address will not be published. Required fields are marked *