DETEKSINEWS.ID, Pohuwato – Mohamad Fajri Thaib pelaksana pekerjaan jaringan sekunder di salah satu wilayah Kecamatan Duhiadaa meluruskan pemberitaan yang di nilainya tidak sesuai fakta di lapangan.
Sub kontraktor PT Brantas Mohamad Fajri Thaib, Jumat (26/2/26) meluruskan pemberitaan tersebut.
Khusus yang di tanganinya kata Boby sapaan akrab Mohamad Fajri Thaib, itu sudah hampir selesai.
Yang di percayakan ke pihaknya kata Boby, panjang jaringan sekunder yang di kerjakannya hanya 600 meter.
“Alhamdulillah pekerjaan jaringan tersier yang saya kerjakan sudah 420 meter yang selesai di kerjakan dari 600 meter yang sesuai kontrak.” tegasnya.
Kata Boby saat di konfirmasi di lokasi pekerjaan nya mengaku, baru dalam hitungan hari yang ke tujuh, tanggung jawab pekerjaan nya tinggal menyisakan 120 meter pekerjaan.
Sementara galian yang di kontrakkan dengan panjang 900 meter itu sudah selesai di kerjakan.
“Jadi saya katakan, pekerjaan tinggal menyisahkan 120 meter jaringan sekunder yang di kerjakan.” Terangnya seraya menambahkan, yang saya terangkan ini adalah pekerjaan yang menjadi tanggung jawabnya di lapangan.
Jadi Pekerjaan nya itu kata Boby insya Allah dalam waktu dekat ini akan selesai.
“Jadi tidak benar bila kami memperlambat pekerjaan yang menjadi tanggung jawab yang di berikan pihak PT Brantas.
“Kalau yang lain, saya no coment.” Pungkasnya
Pemberitaan sebelumnya program pembangunan yang harusnya meningkatkan produksi pertanian serta peningkatan ekonomi masyarakat petani di Pohuwato kembali menjadi sorotan.
Padahal pemerintah pusat melalui kementerian terkait selalu menggelontorkan program yang bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat, salah satunya sektor pertanian.
Fenomena tidak maksimalnya pekerjaan saluran jaringan sekunder di salah satu Desa yang ada di Kecamatan Duhiadaa menjadi sorotan dan perlu adanya perhatian dari pihak Balai Sungai Gorontalo.
D002













