Deteksinews.id, GORONTALO – Perundungan atau bullying di lingkungan sekolah dapat merampas rasa aman anak dan mengganggu proses belajar. Untuk mencegahnya sejak dini, Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil KemenHAM) Sulawesi Tengah Wilayah Kerja Gorontalo mengajak siswa SDN 14 Kabila, Kabupaten Bone Bolango, membangun pertemanan yang saling menghormati melalui kegiatan Penguatan Kapasitas HAM bagi Pelajar, Selasa (13/10/2026).
Mengusung tema “Stop Bullying, Ayo Berteman”, kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah seusai apel pagi tersebut menjadi sarana edukasi bagi siswa untuk memahami hak setiap anak atas perlindungan, pendidikan, kasih sayang, dan perlakuan yang baik.
Koordinator Wilayah Kerja KemenHAM Gorontalo, Sarton Dali, yang diwakili Analis HAM Muda, Nouval Mohamad, menyampaikan materi mengenai pentingnya menanamkan nilai-nilai Hak Asasi Manusia (HAM) sejak usia sekolah, terutama dalam membangun lingkungan belajar yang aman dan bebas dari perundungan.
Dalam sosialisasi interaktif itu, para siswa diperkenalkan dengan tiga bentuk bullying, yakni verbal seperti mengejek dan menghina fisik, fisik seperti memukul dan mendorong, serta sosial berupa tindakan mengucilkan teman.
“Siswa juga diberikan pemahaman bahwa perundungan bukan sekadar candaan. Perilaku tersebut dapat membuat korban merasa sedih, kehilangan kepercayaan diri, hingga kesulitan berkonsentrasi saat belajar,”ujar Nouval Mohamad.
Lebih lanjut, Nouval mengatakan sebagai langkah pencegahan, para siswa diajak menghargai perbedaan, berteman tanpa membeda-bedakan, berani berkata “Stop” terhadap perundungan, serta melaporkan kejadian kepada guru atau orang dewasa yang dipercaya tanpa membalasnya dengan kekerasan.
“Kegiatan yang diikuti para siswa dan dewan guru tersebut berlangsung aktif. Sebagai penutup, seluruh siswa bersama-sama menyerukan slogan “Stop Bullying, Ayo Berteman” sebagai bentuk komitmen untuk saling menyayangi dan melindungi sesame,”katanya.
Nouval menuturkan penguatan kapasitas HAM ini merupakan bagian dari upaya KemenHAM Gorontalo dalam menanamkan kesadaran HAM di lingkungan pendidikan, termasuk di SDN 14 Kabila yang merupakan bagian dari binaan Desa Sadar HAM Toto Utara.
Melalui kegiatan ini, diharapkan siswa semakin memahami hak dan tanggung jawabnya dalam pergaulan, tidak terlibat dalam tindakan perundungan, serta berani membantu teman yang menjadi korban. Pihak sekolah juga diharapkan terus memantau interaksi antarsiswa dan menyediakan ruang aman bagi anak untuk menyampaikan laporan.
“Dengan edukasi HAM yang berkelanjutan, lingkungan sekolah diharapkan menjadi tempat yang aman, ramah, dan menyenangkan bagi setiap anak untuk belajar, bermain, serta bertumbuh tanpa rasa takut,”tutup Nouval Mohamad. (Tim Humas Wilker Gorontalo)













