Pemkab Pohuwato Salurkan Beras CPP bagi Warga Terdampak Kekeringan

Pemkab Pohuwato Salurkan Beras CPP bagi Warga Terdampak Kekeringan

9 views
0

Deteksinews.id, POHUWATO – Pemerintah Kabupaten Pohuwato (Pemkab) menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) berupa beras untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana kekeringan yang melanda kecamatan. Sebanyak 171.980 kilogram atau sekitar 171,9 ton beras CPP disalurkan kepada 34.396 jiwa yang tersebar di 13 kecamatan se-Kabupaten Pohuwato.

Penyaluran bantuan tersebut ditinjau langsung oleh Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, bersama Wakil Ketua DPRD Pohuwato, Delpan Yanjo, Sekretaris Daerah, Iskandar Datau, para asisten, serta sejumlah pejabat terkait, di Kantor Desa Pohuwato, Kecamatan Marisa, Rabu (07/10/2026).

Dalam peninjauan tersebut, diketahui bahwa bantuan beras telah didistribusikan ke kantor-kantor desa masing-masing. Selanjutnya, pemerintah desa menyalurkan bantuan tersebut kepada masyarakat penerima sesuai jumlah dan daftar yang telah ditetapkan.

Penyaluran CPP ini menjadi salah satu langkah pemerintah daerah dalam mengantisipasi dampak kekeringan yang terjadi di Kabupaten Pohuwato.

Kondisi tersebut tidak hanya menyebabkan krisis air bersih di sejumlah wilayah kecamatan, tetapi juga meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta berdampak pada sektor pertanian, termasuk terjadinya gagal panen sejumlah komoditas tanaman pangan yang berpotensi menimbulkan kerawanan pangan.

Atas kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Pohuwato telah menetapkan keadaan darurat bencana kekeringan. Berbagai langkah penanganan pun dilakukan melalui organisasi perangkat daerah (OPD) teknis bersama instansi terkait.

Untuk mengatasi persoalan air bersih, pemerintah daerah melalui BPBD, Dinas Sosial, Perumdam Tirta Moolango, Baznas Pohuwato, serta dukungan Balai Wilayah Sungai Sulawesi telah melakukan pelayanan dan pendistribusian air bersih ke rumah- warga di sejumlah wilayah terdampak. Dukungan juga diberikan melalui dua unit armada tangki air dari Balai Wilayah Sungai Sulawesi.

Sementara dalam penanganan karhutla di sejumlah kecamatan, personel Satpol PP dan Damkar bersama jajaran TNI dan Polri terus melakukan upaya pemadaman dan penanganan di lokasi yang terdampak.

Sedangkan untuk mengantisipasi kerawanan pangan akibat dampak kekeringan dan gagal panen, Dinas Pangan bersama Dinas Sosial menyalurkan beras CPP kepada masyarakat yang terdampak.

Wakil Bupati Pohuwato Iwan S. Adam menyambut baik langkah yang dilakukan seluruh instansi terkait dalam merespons berbagai dampak kekeringan yang terjadi di 13 kecamatan.

Menurutnya, musim kemarau tidak hanya meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan serta kekurangan air bersih, tetapi juga dapat memengaruhi ketersediaan pangan masyarakat, khususnya beras.
menjelaskan, penyaluran CPP untuk penanganan dampak bencana kekeringan di Kabupaten Pohuwato merupakan tindak lanjut dari keputusan Kepala Badan Pangan Nasional Republik Indonesia yang memerintahkan Perum BULOG menyalurkan cadangan pangan pemerintah guna membantu masyarakat terdampak bencana kekeringan.

Iwan berharap bantuan tersebut benar-benar diterima oleh masyarakat yang membutuhkan sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung. Ia juga meminta seluruh pemerintah desa memperhatikan batas waktu penyaluran bantuan kepada masyarakat yang dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai 5 hingga 9 Oktober 2026.

“Peninjauan di Desa Pohuwato ini mewakili untuk semua desa di Kabupaten Pohuwato. Kami minta penyalurannya sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, yakni selama lima hari,” jelasnya.

Menurut Iwan, hasil peninjauan tersebut akan dilaporkan kepada Bupati Pohuwato sebagai bagian dari monitoring pelaksanaan penyaluran CPP di daerah. Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut merupakan kebijakan pemerintah pusat melalui Perum BULOG yang pelaksanaannya dilakukan bekerja sama dengan pemerintah daerah.

Selain penyaluran beras CPP, Iwan mengatakan berbagai langkah penanganan lainnya seperti distribusi air bersih, penanganan karhutla, dampak gagal panen, hingga kebakaran hunian juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Ia berharap seluruh instansi terkait terus aktif dan bersinergi dalam menghadapi berbagai dampak musim kemarau yang masih terjadi saat ini.

Sementara itu, Kepala Dinas Pangan Kabupaten Pohuwato Muzna Giasi, melalui Kepala Bidang Distribusi dan Cadangan Pangan Norma Luntayo, mengatakan penyaluran beras CPP dari pemerintah daerah ke desa-desa telah dilakukan secara serentak sejak 28 September 2026. (Prkm-D002)

Your email address will not be published. Required fields are marked *