KemenHAM Buka Lowongan Penggerak HAM Desa Tahun 2026

KemenHAM Buka Lowongan Penggerak HAM Desa Tahun 2026

2 views
0

DETEKSINEWS.ID, Gorontalo – Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil KemenHAM) Sulawesi Tengah Wilayah Kerja Gorontalo secara resmi mengumumkan pembukaan pendaftaran Seleksi Penerimaan Penggerak HAM Program Desa/Kelurahan/Kampung Sadar Hak Asasi Manusia Tahun 2026.
Program berskala nasional ini dirancang sebagai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat pemenuhan, penghormatan, pelindungan, penegakan, dan pemajuan HAM langsung di tingkat masyarakat akar rumput.
Kepala Kantor Wilayah KemenHAM Sulawesi Tengah, Mangatas Nadeak melalui Koordinator Wilayah (Korwilker) KemenHAM Gorontalo, Sarton Dali, menegaskan bahwa program ini merupakan peluang emas bagi putra-putri terbaik daerah Gorontalo untuk berkontribusi nyata bagi bangsa.
“Kami mengajak warga Gorontalo yang berjiwa sosial dan memiliki integritas tinggi untuk mendaftarkan diri. Penggerak HAM yang terpilih nantinya akan memegang peran vital, mulai dari melakukan penguatan kapasitas HAM kepada masyarakat, memetakan hak dasar warga, hingga memitigasi potensi konflik sosial di wilayah tugas mereka,”ujar Sarton Dali di Kantor Wilker KemenHAM Gorontalo, Senin (15/06/2026).
Berdasarkan Surat Pengumuman Resmi Nomor: IDP-IP.03.02-17 dari Direktorat Jenderal Instrumen dan Penguatan HAM , tenaga yang dicari adalah personil Non-ASN dan Non-Aparatur Desa yang akan dikontrak untuk membantu tugas kementerian di lapangan. Program ini juga sejalan dengan Prioritas Nasional 1 RPJMN 2025-2029 dalam rangka menyongsong Indonesia Emas 2045.
Khusus untuk Provinsi Gorontalo, kata Sarton Dali, alokasi formasi penempatan Penggerak HAM dipusatkan pada wilayah strategis, yakni Desa Pilohayanga, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo dan Desa Toto Utara, Kecamatan Tilongkabila, Kabupaten Bone Bolango.
Sarton mengungkapkan adapun persyaratan utama pelamar, yakni masyarakat Gorontalo yang berminat wajib memperhatikan kriteria utama di antaranya, pertama berusia antara 22 hingga 45 tahun pada saat mendaftar. Kedua, pendidikan minimal SMA atau sederajat. Ketiga, wajib berdomisili di desa penempatan yang dilamar (dibuktikan dengan KTP dan Surat Keterangan Domisili setempat).
Selanjutnya, keempat memiliki pengalaman organisasi/kerja di bidang HAM, pemberdayaan masyarakat, pendampingan sosial, atau kegiatan kemasyarakatan. Kelima, bukan merupakan anggota TNI, POLRI, ASN (PNS/PPPK), maupun Aparatur Desa, dan keenam bersedia bekerja penuh waktu dan memiliki laptop serta perangkat kerja pendukung.
Untuk rencana jadwal penting seleksi 2026, sebagai berikut :
1. Pendaftaran Online: 20 s.d 24 Juni 2026.
2. Seleksi Administrasi: 25 s.d 30 Juni 2026.
3. Pengumuman Hasil Administrasi: 1 Juli 2026.
4. Seleksi Kompetensi (Ujian Esai): 7 s.d 10 Juli 2026.
5. Pelaksanaan Wawancara: 21 s.d 24 Juli 2026.
6. Pengumuman Akhir Kelulusan: 27 Juli 2026.
7. Mulai Pelaksanaan Program: 1 Agustus s.d 31 Desember 2026.
Sarton Dali mengingatkan seluruh calon peserta agar berhati-hati dan hanya memercayai informasi dari kanal resmi.”Kami tegaskan bahwa seluruh tahapan seleksi ini tidak dipungut biaya sepeser pun (gratis). Kelulusan murni berdasarkan prestasi dan kompetensi peserta itu sendiri. Jangan percaya jika ada oknum yang menjanjikan kelulusan,”pungkasnya.
Pendaftaran dan pengunggahan berkas persyaratan dilakukan sepenuhnya secara daring (online) melalui laman resmi: https://rekrutmen-penggerakham.kemenham.go.id/. (Tim Humas Wilker Gorontalo)

Your email address will not be published. Required fields are marked *