Hadir Dan Berjuang Untuk Penambang, AMPETRA Pohuwato Di nakhodai Hasan Lasiki

Hadir Dan Berjuang Untuk Penambang, AMPETRA Pohuwato Di nakhodai Hasan Lasiki

39 views
0

DETEKSINEWS.ID, Pohuwato – Asosiasi masyarakat penambang tradisional (AMPETRA) Indonesia Kabupaten Pohuwato terbentuk.

Untuk Kabupaten Pohuwato dalam rapat yang di pimpin Juliantoni Rianthony Nata Kusuma unsur DPP AMPETRA dan di hadiri masyarakat penambang, mengukuhkan Hasan Lasiki sebagai Ketua organisasi tersebut.

Kepada awak media, Rabu (3/2/26) Ryan Juliantoni menjelaskan, AMPETRA Indonesia hadir sebagai wadah resmi yang memperjuangkan hak, martabat, dan kepastian hukum bagi para penambang tradisional di seluruh Nusantara.

Organisasi ini kata Ryan dibentuk sebagai respons terhadap berbagai persoalan yang sejak lama dihadapi masyarakat penambang, mulai dari ketidakjelasan regulasi, keterbatasan akses perizinan, hingga minimnya perlindungan hukum saat mereka menjalankan aktivitas ekonomi yang menjadi sumber utama penghidupan keluarga.

Sementara Ketua AMPETRA Kabupaten Pohuwato Hasan Lasiki memberikan apresiasi dengan terbentuknya wadah para penambang tradisional tersebut di Kabupaten Pohuwato.

Hasan optimis, AMPETRA Pohuwato akan memainkan peran penting sebagai jembatan yang menghubungkan masyarakat penambang dengan pemerintah pusat maupun daerah, investor, lembaga hukum, tenaga ahli, dan seluruh pemangku kepentingan sektor pertambangan.

“Melalui pendekatan dialog, pendampingan legal, dan edukasi berkelanjutan, AMPETRA memastikan bahwa kegiatan penambangan rakyat dapat berlangsung secara legal, aman, transparan, serta selaras dengan kaidah lingkungan.” Terang Hasan Lasiki

Selain memperjuangkan legalitas usaha dan kepastian hukum, AMPETRA Indonesia urai Hasan Lasiki, juga mendorong peningkatan kapasitas penambang melalui pelatihan teknis, penerapan teknologi ramah lingkungan, penataan organisasi penambang, serta fasilitasi pembentukan unit usaha yang terintegrasi dengan sistem perizinan nasional.

“Dengan demikian, masyarakat penambang tidak hanya menjadi subjek pembangunan, tetapi juga memperoleh kesempatan nyata untuk berkembang secara mandiri dan berkelanjutan.” Urainya

AMPETRA tegas Hasan Lasiki percaya bahwa, penambang tradisional memiliki peran strategis dalam mendukung perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, serta menjaga keberagaman budaya masyarakat adat yang secara turun-temurun hidup dari sektor pertambangan rakyat.

Dengan hadirnya AMPETRA sebagai mitra resmi masyarakat penambang kata Hasan Lasiki, di diharapkan tercipta ekosistem pertambangan rakyat yang lebih adil, tertib administrasi, bebas dari kriminalisasi.

Yang paling utama akan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat.” Pungkasnya

D002

Your email address will not be published. Required fields are marked *