Koperasi Dan UMKM Di Pohuwato Di Data

Koperasi Dan UMKM Di Pohuwato Di Data

21 views
0

Vanda Waraga

POHUWATO, deteksinews.id – Koperasi dan UMKM yang ada di Kabupaten Pohuwato mulai didata

Pendataan dilaksanakan sejak 15 September sampai 14 Oktober 2023, oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga mengajak kepada seluruh warga Pohuwato untuk menyukseskan pendataan lengkap koperasi dan UMKM tersebut.

Ajakan itu disampaikan Bupati saat menerima Kepala BPS Pohuwato, Puguh Raharjo di ruang kerja bupati, Rabu, (20/9/2023).

Bupati  mengajak warga  menerima kedatangan petugas serta dapat memberikan jawaban jujur dan lengkap untuk mewujudkan basis data tunggal serta kemajuan koperasi dan UMKM khususnya di Kabupaten Pohuwato.

Data yang diberikan kata Bupati Pohuwato Saipul Mbuinga, dijamin kerahasiaannya oleh Undang-undang.

“Olehnya sekali lagi diharapkan agar masyarakat bisa memberikan jawaban yang sebenarnya, sehingga pendataan ini bisa sukses terlaksana.” harap Saipul.

Kepala BPS Pohuwato, Puguh Raharjo kepada wartawan menyampaikan,  pertemuan dengan bupati untuk memberi tahu akan adanya kegiatan pendataan lengkap koperasi UMKM yang dilaksanakan dari 15 September hingga 14 Oktober.

“Kami akan datang ke rumah-rumah, mendata semua kegiatan usaha baik skala kecil, mikro sampai menengah. Juga mendata area-area pertokoan, usaha-usaha di pasar atau di semua usaha, kecuali usaha pertanian.” terangnya.

Pihaknya juga berharap, insyaallah dengan dukungan bupati, masyarakat menyampaikan data dengan jujur dan sebenar-benarnya, karena ini untuk pembangunan basis satu basis data koperasi dan UMKM serta untuk kemajuan perekonomian dan UMKM khususnya di Kabupaten Pohuwato.

“Setelah di data, diolah kemudian nantinya diakhir tahun insya Allah  akan dirilis angka itu. Kita bisa melihat betul struktur UMKM dan koperasi di Pohuwato itu seperti apa dilihat dari sektor usahanya, dilihat tenaga kerjanya, dilihat dari omzet pendapatannya, dilihat dari permodalan, bantuan dan sebagainya cukup lengkap datanya di sana. Kita berharap dengan data yang jujur dari masyarakat, dan pemerintah ketika mendapatkan angka itu juga kebijakannya pasti akan tepat.” pungkasnya.

Ditambahkan Puguh, pendataan secara nasional ini merupakan kerja sama BPS dan Kementerian Koperasi dan UMKM RI. Dari 215 kabupaten/kota, Kabupaten Pohuwato masuk di dalamnya bersama Kabupaten Gorut dan Kabupaten Bone Bolango, sementara tiga daerah lainnya sudah terdata pada tahun 2022 kemarin.

Iwan/D002

Your email address will not be published. Required fields are marked *