Bantu Warga, LSM LABRAK Blokir Akses Jalan PT BJA

Bantu Warga, LSM LABRAK Blokir Akses Jalan PT BJA

101 views
0

Vanda Waraga editor

POHUWATO POPAYATO, – Polemik antara PT Biomassa Jaya Abadi, perusahaan yang bergerak di bidang industri kayu bakar dan pelet ini dengan masyarakat Kecamatan Popayato tak berkesudahan.

Kemarahan warga ini berujung pada pemblokiran Jalan yang melintas diatas tanah warga yang bersertifikat

Bersama masyarakat pemilik sertifikat, pendiri LSM LABRAK, Sonni Samoe membantu warga yang belum dibayarkan ganti ruginya oleh PT Biomasa Jaya Abadi atau BJA. Kamis, 20 Juli 2023.

“Kami bertindak atas nama pemilik sertifikat, Bapak Lamase Sirullah, warga masyarakat desa Bunto yang dahulu merupakan perintis cetak sawah di Popayato” ungkap Sonni kepada awak media.

Lanjut, Sonni menuturkan, bahwa masuknya PT Biomassa Jaya Abadi telah menimbulkan banyak kerugian masyarakat, pihak BJA membangun sarana dan prasarana tanpa memperhatikan hak hak masyarakat lokal.

“Ada banyak lahan lahan masyarakat yang terkesan dirampas untuk pembangunan jalan dan sarana lainnya, tapi masyarakat tak mendapatkan ganti rugi, kalaupun ada ganti rugi, pasti harganya jauh dari NJOP” tutut Sonni,”

Lewat aksi pemagaran lokasi lahan mereka ini, Sonni berharap hak hak rakyat yang dilindungi negara dikembalikan kepada rakyat, jangan sampai PT BJA hanya akan membuat masyarakat makin menderita karena hal miliknya diserobot dan dipakai dengan sewenang senang oleh perusahan.

“Pada akhirnya kami berharap agar ganti rugi tanah segera di bahas dan direalisasikan,”cetus Sonni ”

Sebelum mengakhiri pernyataannya, Sonni menegaskan tidak akan membuka pemblokiran jalan tersebut sebelum ganti rugi lahan masyarakat diselesaikan oleh pihak perusahaan.

“Kami tak akan membuka pagar ini sampai PT BJA menyelesaikan kewajibannya melakukan ganti rugi kepada masyarakat, bahkan jika ini tak diselesaikan secapatnya, kami akan menyeret PT BJA dengan pasal Penyerobotan!!!,”tutup Sonni.

SS/D002/PJS

Your email address will not be published. Required fields are marked *