Dari Bimbingan Implementasi Aplikasi SRIKANDI dan TTE, Ini Harapan Bupati Pohuwato

Dari Bimbingan Implementasi Aplikasi SRIKANDI dan TTE, Ini Harapan Bupati Pohuwato

26 views
0

Vanda Waraga PJS/editor

POHUWATO, deteksinews.id – Bimbingan implementasi aplikasi sistem informasi kearsipan dinamis terintegrasi (SRIKANDI) dan tanda tangan elektronik (TTE) di lingkungan pemda kabupaten Pohuwato dibuka Bupati Pohuwato.

Agenda bimbingan ini diikuti sebanyak 90 orang perwakilan dari unsur OPD dan Kecamatan.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Saipul A. Mbuinga didampingi Kadis Kominfo, Kadir Amran, Kabid Kearsipan Provinsi Gorontalo, Muptari Sumaga, Sekretaris Perpustakaan dan Kearsipan, Idris Pakaya dan dihadiri narasumber dari Arsip Nasional RI (ANRI), Mohamad Soleh di Hotel Winner, Kecamatan Duhiadaa, Senin, (13/02/2023).

Dalam sambutannya Bupati Saipul mengatakan, di tengah derasnya perkembangan arus teknologi informasi dalam lingkungan dunia global, sehingga semua akses informasi bisa terhubung dengan cepat melalui jaringan internet.

Untuk itu, transformasi informasi melalui sistem digitalisasi merupakan hal yang mutlak untuk dilakukan termasuk SRIKANDI dan TTE sebagai upaya konkrit kita untuk membangun efektivitas komunikasi dan informasi melalui sistem tata kelola kearsipan dan pelayanan informasi kearsipan berbasis aplikasi.

“Atas nama pemerintah daerah kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada ANRI sebagai narasumber yang telah memberikan pendampingan dan layanan intens dengan lembaga kearsipan daerah dan dinas kominfo pohuwato”, ungkap Bupati Saipul.

Lebih lanjut Bupati Saipul Mbuinga mengungkapkan, sebagaimana yang kita pahami bersama, arsip merupakan rekaman kegiatan dan peristiwa dalam berbagai bentuk dan media sesuai dengan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi yang dibuat dan diterima oleh lembaga negara, pemerintah daerah dalam pelaksanaan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Arsip atau dokumen Negara ini, kata Bupati Saipul Mbuinga, mempunyai peran sangat strategis dalam menyukseskan penyelenggaraan Negara.

“Untuk menyelamatkan arsip adalah kewajiban kita semua khususnya aparatur pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah.” Kata Bupati.

Bupati Saya harap ada komitmen bersama bagi ASN untuk menjadi katalisator terciptanya tata kelola kearsipan yang baik sesuai ketentungan perundang-undangan yang berlaku. Kepada peserta sekembalinya nanti di tempat tugas masing-masing harus dapat mengimplementasikan tentang tata cara pengelolaan dan penataan arsip yang propesional, visioner, sinergi dan akuntabel melalui aplikasi SRIKANDI Kabupaten Pohuwato”, pungkas Bupati Saipul.

Sebelumnya Sekretaris Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Idris Pakaya melaporkan, bimtek yang berlangsung selama dua hari bertujuan antara lain meningkatkan SDM kearsipan yang terlatih untuk penerapan aplikasi SRIKANDI.

Bimtek ini, menurut Idris Pakaya, ditargetkan dapat meningkatkan kesadaran dalam tertib arsip di era digitalisasi dengan bertransformasi dari arsip konvensional menjadi arsip elektronik.

Kegiatan diawali dengan penyerahan jadwal retensi arsip (JRA) oleh Pembina Kearsipan Wilayah Satu, Arsip Nasional Republik Indonesia, Mohamad Soleh kepada Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga.

Humas/Chris/D002

Your email address will not be published. Required fields are marked *