Dikes Pohuwato Libatkan Ribuan Pelajar dalam Gerakan Nasional Aksi Bergizi

Dikes Pohuwato Libatkan Ribuan Pelajar dalam Gerakan Nasional Aksi Bergizi

14 views
1

POHUWATO – (deteksinews.id) – Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato melibatkan ribuan pelajar pada Gerakan Nasional Aksi Bergizi yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo.

Kegiatan yang bertempat di SMA Negeri 1 Marisa, pada Rabu (26/10/2022) itu  dilaksanakan serentak secara nasional dan juga dilaksanakan di seluruh Kabupaten/Kota se-Provinsi Gorontalo.

Dalam aksi ini dilaksanakan berbagai kegiatan yang bersifat edukatif bagi para remaja, antara lain senam bersama, sarapan sehat bersama, dan aksi minum Tablet Tambah Darah (TTD) secara serentak oleh ribuan pelajar yang hadir.

“Seperti kita ketahui bersama bahwa hari ini adalah pencanangan secara nasional aksi bergizi. Alhamdulillah, dari 500 lebih Kabupaten Kota, Kabupaten Pohuwato ikut berpartisipasi dan berkontribusi secara aktif dalam aksi kali ini,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pohuwato, Fidi Mustafa.

Ia menjelaskan, untuk Kabupaten Pohuwato sendiri dicanangkan di 5 sekolah, yakni di SMA Negeri 1 Marisa,  SMPN 1 Marisa, MTs Al-Mubarok, SMAN 1 Randangan dan SMPN 3 Popayato Timur.

“Saya mengapresiasi secara positif gerakan nasional aksi bergizi ini. Karena memang seperti kita ketahui khususnya untuk mereka remaja kompleksitas permasalahan remaja yang memang kita harus tangani. Utamanya terkait dengan gizi, ada beberapa persoalan yang harus kita selesaikan,” ujar Fidi.

Menurutnya, masa remaja adalah masa yang krusial. Sehingga, setelah mereka remaja dan memasuki dewasa kemudian berumah tangga, pola-pola perilaku ini akan terbawa.

Sehingga itu, jika mulai dibiasakan perilaku bergizi dari remaja, tentunya ketika dia dewasa dan berumah tangga, itu akan terbawa dan pola perilaku akan terus terjaga, sehingga kedepan juga untuk aksi penurunan stunting juga ikut terbawa.

“Ada banyak persoalan stunting justru karena ketidaktahuan orang tua, budaya yang keliru. Nah, dari remaja inilah mulai kita coba untuk menyelesaikan persoalan ini, dan itu dari sisi kompleksitas persoalan remaja. Apabila, aktivitas dan pola hidup sehat tidak mulai ditanamkan, maka tidak menutup kemungkinan kedepan siswa kita akan mengalami masalah kesehatan ganda,” papar Fidi.

Fidi mengatakan, Gerakan Nasional Aksi Bergizi ini, membutuhkan gerakan bersama dari seluruh pihak terkait. Karena, kegiatan ini juga akan dimasukkan ke dalam catatan Rekor Muri Nasional.

“Mudah-mudahan kita bisa bekerjasama dengan Darma Wanita Persatuan (DWP) dan beberapa stake holder yang ada. Agar nanti, ini bisa terpola dan tersistematis pelaksanaannya dan tentunya akan memudahkan kita mengevaluasi sejauh mana efektivitas dari intervensi yang kita lakukan”, tutur Fidi.

Secara lebih konkrit, lanjut Fidi, karena ini fokusnya pada remaja, maka maksimalisasi peran Uaaha Kesehatan Sekolah untuk coba di tingkatkan lagi, karena aksi-aksi bergizi ini kita harapkan benar-benar hidup di setiap sekolah.

“Dan UKS saya pikir menjadi salah satu media yang efektif untuk kita memantau pelaksanaan aksi bergizi ini di sekolah-sekolah”, imbuhnya.  ##(Kris/PJS)

Editor : Hans Pieter Mahieu

Your email address will not be published. Required fields are marked *