Deteksinews.id, Gorontalo – Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (KemenHAM) Sulawesi Tengah Wilayah Kerja Sulawesi Utara dan Gorontalo, Masrolina Mangatas, mendorong seluruh anggota DWP untuk semakin aktif mengikuti pertemuan rutin bulanan sebagai momentum mempererat silaturahmi dan menjaga kekompakan organisasi.
Arahan tersebut disampaikan Masrolina dalam pertemuan rutin bulanan dan arisan DWP yang dilaksanakan secara tatap muka dan virtual, Senin (07/09/2026), dengan melibatkan anggota dari Wilayah Kerja Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo.
Dalam kesempatan tersebut, Masrolina menyampaikan apresiasi kepada para anggota, termasuk para Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) KemenHAM baru yang telah bergabung dalam kegiatan DWP.“Terima kasih ibu-ibu sudah bergabung dengan kita. Kalau bisa setiap bulan bisa bergabung. Sampai bulan 12 mungkin cuma bergabung saja dulu, tapi di tahun depan sudah bisa ikut arisan,”ujar Masrolina.
Ia mengarahkan agar para pegawai PPPK yang telah berkeluarga turut mengikutsertakan istri atau anggota keluarga perempuan dalam kegiatan DWP. Menurutnya, peningkatan jumlah anggota akan semakin memperkuat organisasi dan memperluas kebersamaan di antara keluarga besar KemenHAM.
Masrolina juga meminta koordinator di masing-masing wilayah untuk memastikan anggota baru, khususnya PPPK, masuk dalam grup komunikasi DWP dan mendapatkan informasi mengenai agenda kegiatan sehingga dapat berpartisipasi secara rutin.
Selain mendorong peningkatan partisipasi anggota, Masrolina mengapresiasi kontribusi dan kepedulian anggota dalam pelaksanaan kegiatan sosial DWP, termasuk donasi yang telah disalurkan kepada DWP Pusat.
Ia menekankan pentingnya komunikasi dan koordinasi yang baik, terutama dalam memastikan setiap kewajiban organisasi telah dikonfirmasi dan ditindaklanjuti tepat waktu.“Walaupun seberapa donasi kita, kalau di Suluttenggo sudah ada, langsung dikirim ke pusat,”katanya, seraya menyampaikan terima kasih kepada pengurus yang telah memastikan proses pengiriman dan konfirmasi donasi berjalan dengan baik.
Lebih lanjut, Masrolina mengajak seluruh anggota untuk memanfaatkan setiap pertemuan bulanan sebagai ruang memperkuat kebersamaan. Ia menilai pertemuan DWP tidak membutuhkan waktu yang panjang, namun memiliki arti penting dalam menjaga hubungan antaranggotanya.“Kalau bisa kita sama-sama ikut menghadiri kegiatan kita setiap bulan. Padahal bukan lama sebenarnya kita pertemuan, paling lama kita setengah jam,”ungkapnya.
Masrolina juga menyinggung dinamika organisasi ke depan, termasuk kemungkinan adanya perubahan struktur wilayah kerja. Karena itu, ia berharap kebersamaan yang telah terbangun selama ini tetap dijaga.“Seperti itulah sebelum kita ada nantinya pemisahan lagi di antara bertiga ini. Apakah duluan Manado, apakah duluan Gorontalo, kita tidak tahu. Jadi kami mudah-mudahan Manado jadi Kanwil, begitu juga dengan Gorontalo,”tuturnya.
Menurut Masrolina, terlepas dari perkembangan kelembagaan ke depan, semangat kebersamaan harus tetap menjadi bagian penting dalam perjalanan DWP. Ia juga mengapresiasi pelaksanaan pertemuan secara hybrid yang memungkinkan anggota dari berbagai wilayah kerja tetap terhubung. Meski terdapat kendala teknis berupa gangguan suara saat sesi berlangsung, kegiatan tetap berjalan dengan penuh keakraban.
Masrolina berharap jumlah peserta yang mengikuti kegiatan DWP terus meningkat pada pertemuan-pertemuan berikutnya, termasuk dengan semakin aktifnya anggota dari kalangan PPPK.“Jadi mudah-mudahan ke bulan depan, ke bulan-bulan yang akan datang, semakin ramai kita dan semakin kompak kita,”pungkasnya.
Kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat silaturahmi, membangun komunikasi, serta mendukung terwujudnya keluarga besar KemenHAM yang sejahtera, bermartabat, dan berakhlak. (Tim Humas Wilker Gorontalo)












