DETEKSINEWS.ID, Pohuwato – Pemerintah Kabupaten Pohuwato secara resmi melepas 26 peserta Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) untuk mewakili Pohuwato pada MTQ Tingkat Provinsi Gorontalo Tahun 2026 yang akan berlangsung pada 3 hingga 7 Juli 2026.
Pelepasan kafilah dilaksanakan oleh Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, usai pelaksanaan Salat Jumat di Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato, Jumat (03/07/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Pohuwato, Iskandar Datau, para asisten, pimpinan OPD, Manager CSR Pani Gold Minecraft (PGM), Mahesha Lugiana, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat, Nakir Ismail, para official, pembina, orang tua pendamping, serta pengurus Takmirul Masjid Agung Baiturrahim Pohuwato.
Wakil Bupati Iwan S. Adam menyampaikan permohonan maaf dari Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, yang tidak dapat menghadiri pelepasan kafilah karena sedang melaksanakan tugas pemerintahan di luar daerah.
“Bupati menitipkannya salam kepada seluruh peserta, official, pembina, dan masyarakat Pohuwato. Beliau berharap seluruh peserta dapat menjaga nama baik daerah, tampil maksimal, serta membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Kabupaten Pohuwato,”ujar Wabup Iwan.
Wakil Bupati mengungkapkan rasa syukur karena seluruh proses persiapan telah berjalan dengan baik sehingga para peserta siap diberangkatkan untuk mengikuti ajang MTQ tingkat provinsi. Tahun ini, Kabupaten Pohuwato mengirimkan 26 peserta yang akan berlaga pada berbagai cabang yang diperlombakan.
Ia berpesan agar para peserta tidak menjadikan gelar juara sebagai beban utama, tetapi lebih mengutamakan kesiapan, ketenangan, dan kepercayaan diri saat tampil.
“Persoalan juara itu merupakan hasil dari usaha yang telah dilakukan. Yang terpenting adalah menjaga nama baik Kabupaten Pohuwato, tampil sesuai kemampuan terbaik, jangan memaksakan diri, dan kuasai materi yang telah dipelajari. Persiapkan diri dengan sungguh-sungguh, pahami setiap materi, dan tampil dengan penuh keyakinan,”pesannya.
Menurutnya, apabila peserta terlalu berorientasi pada kemenangan, justru dapat menimbulkan tekanan yang memengaruhi penampilan di arena lomba.
“Kalau juara dijadikan tujuan utama, terkadang peserta menjadi tegang dan kehilangan rasa percaya diri. Tampilkan saja kemampuan terbaik yang dimiliki. Insyaallah, jika tampil maksimal, para dewan hakim akan memberikan penilaian yang objektif dan hasil terbaik akan mengikuti,” tambahnya.
Atas nama Pemerintah Kabupaten Pohuwato, Wakil Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen Pani Gold Mine (PGM) yang telah memberikan dukungan terhadap keberangkatan kafilah MTQ Pohuwato.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada manajemen Pani Gold Mine yang telah bersama-sama mendukung pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Pohuwato. Semoga segala bentuk dukungan ini menjadi amal ibadah, dan kita semua berdoa agar seluruh peserta diberikan kesehatan, kemudahan, serta mampu meraih prestasi u terbaik untuk daerah yang kita cintai,”tuturnya.
Wabup menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pohuwato akan terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap pembinaan peserta MTQ sebagai bagian dari upaya melahirkan generasi Qurani yang berprestasi dan berakhlak mulia.
Prkm- D002













