BINDA DAN LAPAS KELAS II GORONTALO GELAR VAKSIN MASSAL

BINDA DAN LAPAS KELAS II GORONTALO GELAR VAKSIN MASSAL

18 views
0

Kota Gorontalo, (deteksinews.id) – Untuk meningkatkan percepatan vaksinasi, Badan Intelejen Daerah Gorontalo (Binda)  berkolaborasi dengan Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Gorontalo menggelar vaksinasi lanjutan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan Lapas Kelas IIA Gorontalo, yang bertempat di Aula Kunjungan Lapas Gorontalo.Sabtu (20/11/2021)

Saat diwawancarai, Nurdin selaku Koordinator Kegiatan Vaksinasi menguraikan bahwa “Gelaran Vaksinasi ini merupakan kolaborasi kerjasama antara Binda Gorontalo dengan Lapas Kelas IIA Gorontalo serta dukungan penuh dari berbagai pihak, diantaranya Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kumham Gorontalo, Dinas Kesehatan Kota Gorontalo melalui Puskesmas Hulonthalangi, serta pihak Polsek Kota Selatan untuk dukungan bantuan pengamanan”. Selanjutnya nurdin berharap

“Melalui vaksinasi massal ini capaian vaksinasi di Gorontalo terus meningkat agar pembentukan Herd Immunity pada bulan November mendatang bisa tercapai sesuai dengan harapan pemerintah. Untuk kegiatan vaksinasi di Lapas Gorontalo, Binda Gorontalo dan Puskesmas Hulonthalangi menyiapkan dosis vaksin berupa 10 vial jenis Sinovac dan 6 vial jenis Moderna” ungkap Nurdin.

Sementara itu masih ditemui dilokasi kegiatan, Dr. Yola selaku Dokter Lapas Gorontalo, mengungkapkan bahwa data hasil Pelaksanaan Vaksinasi, pada hari ini di Lapas Kelas IIA Gorontalo, terdiri atas uraian sebagai berikut : Yang Terdaftar : 160 orang terdiri atas WBP dan Petugas Lapas. Setelah dilakukan screening yang Tertunda sebanyak : 6 orang dan yang Tervaksin sebanyak : 154 orang dengan uraian WBP 142 orang dan Pegawai Lapas 12 orang, terbagi atas vaksinasi Dosis Pertama sebanyak : 64 orang dan Dosis kedua sebanyak : 90 orang.

Sesuai prosedur sebelum proses pemberian vaksin, diawali dulu dengan pengecekan suhu tubuh, tekanan darah dan visit indentifikasi riwayat penyakit yang diderita oleh WBP. Setelah dinyatakan clear barulah dilakukan vaksinasi”ungkap Dr. Yola

Ditempat terpisah disela sela mengamati langsung kegiatan vaksin, Kepala Lapas Kelas IIA Gorontalo, Ignatius Gunaidi, menyampaikan bahwa pelaksanaan Vaksinasi tersebut merupakan kerjasama dan komitmen yang selama inj telah terbangun antar Lapas Kelas IIA Gorontalo dengan Binda Gorontalo, dan Dinas Kesehatan Kota Gorontalo melalui Puskesmas Hulonthalangi selaku tenaga vaksinator”.

Kalapas berharap pemberian vaksin kepada WBP Lapas Gorontalo ini dapat mencegah penyebaran virus corona, khususnya di lingkungan Lapas Kelas IIA Gorontalo, dan kami bersyukur capaian WBP yang telah di vaksin baik dosis pertama maupun kedua capaian nya sudah diatas 90%, tinggal beberapa WBP yang belum dilakukan vaksin mengingat kondisinya belum memungkinkan secara pertimbangan medis seperti riwayat darah tinggi, jantung, dan itu berdasarkan hasil visitasi langsung dokter klinik Lapas Gorontalo.

“Selain itu Kami mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19, salah satunya melalui kegiatan vaksinasi hari ini,” ungkapnya”,

Selain vaksinasi, berbagai upaya juga terus kami upayakan sebagai bentuk ikhtiar dalam mengetatkan penerapan protokol kesehatan di seluruh area Lapas dengan menyediakan sarana cuci tangan, mewajibkan pemakaian masker, hingga menyiapkan petugas pengukur suhu tubuh.

”Menghindari kerumunan juga sudah kami instruksikan, kami juga melakukan giat olahraga rutin sambil berjemur untuk menjaga imunitas tubuh baik pegawai maupun warga binaan. Semoga kolabirasi kerjasama ini bisa terus kami tingkatkan ssbagai bentuk pelayanan kesehatan bagi seluruh Warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Gorontalo ” menutup wawancaranya.

Menjelang berakhirnya vaksinasi masih ditengah antrian WBP tinggal hitungan jari yang sedang menunggu giliran untuk di vaksin, tiba tiba sorotan mata tertuju pada salah seorang WBP yang berperawakan tegap dengan mengenakan Kaos hitam, datang dan berbaur dalam antrian, ternyata beliau adalah WBP bernama M. Akbar kasus terorisme. Akbar juga berbaur dalam antrian untuk menunggu gilirian di vaksin, dan secara keseluruhan kegiatan ini berjalan, aman dan terkendali. (humas_lapasgto)

Your email address will not be published. Required fields are marked *