DETEKSINEWS.ID, Gorontalo – Dedikasi tinggi dan tanpa pamrih dalam memberikan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi pekerja Indonesia yang ditunjukan oleh salah seorang agen Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai) BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, yakni Abd. Kadir Pakaya hingga ke pelosok desa berbuah manis.
Abd. Kadir Pakaya berhasil meraih penghargaan bergengsi dari BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo. Ia dinobatkan sebagai Agen Perisai Terbaik dalam kategori Administrasi Pendaftaran Terbaik untuk Wilayah Provinsi Gorontalo.
Penghargaan ini menjadi bukti nyata atas konsistensi dan tertib administrasi yang ia tunjukkan selama hampir delapan tahun membantu mensosialisasikan program perlindungan jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan kepada masyarakat pekerja hingga di pelosok desa.
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Sanco Simanullang pada kegiatan Monitoring dan Evaluasi sekaligus apresiasi kinerja keagenan komunitas terbaik semester pertama tahun 2026 yang digelar di Shava Beach Resort, Desa Biluango Kecamatan Kabila Bone Kabupaten Bone Bolango, Sabtu (20/06/2026).
Sanco mengatakan penghargaan ini sebagai bentuk pengakuan atas capaian luar biasa dalam kinerja akuisisi dan tertib administrasi yang ditunjukkan oleh Abd. Kadir Pakaya atau yang akrab disapa AKP. Ia juga menyampaikan bahwa penghargaan ini diberikan atas pencapaian luar biasa dalam kinerja akuisisi dan dedikasi yang tinggi dalam mendukung perlindungan pekerja Indonesia melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
“Sebagai agen Perisai, kami menilai, Abd. Kadir Pakaya sukses menjadi ujung tombak dalam memperluas cakupan kepesertaan dan memastikan para pekerja mandiri maupun sektor informal mendapatkan hak perlindungan jaminan sosial mereka,”terang Sanco.
Sanco mengungkapkan program keagenan Perisai sendiri merupakan inovasi dari BPJS Ketenagakerjaan untuk menjangkau masyarakat pekerja yang berada di sektor informal (Bukan Penerima Upah/BPU), seperti pedagang, petani, nelayan, hingga pelaku UMKM yang kerap kesulitan mengakses kantor cabang.
Hal senada juga diutarakan Kepala Bidang Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Cabang Gorontalo, Fajar Lanang Harto Utomo. Ia menilai, keberhasilan Abd. Kadir Pakaya dalam meraih predikat Administrasi Pendaftaran Terbaik, membuktikan bahwa pengelolaan data, kecepatan pelayanan, dan edukasi yang dilakukannya kepada masyarakat Gorontalo berjalan dengan sangat efektif dan akurat.
Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi agen Perisai lainnya di seluruh Indonesia, khususnya di Provinsi Gorontalo, untuk terus bergerak aktif mengedukasi masyarakat akan pentingnya program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
“Kami ucapkan selamat, penghargaan ini berkat kerja keras dan kerja cerdas pak AKP. Mudah-mudahan ini menjadi penyemangat, berkah untuk kita semua. Semangat terus pak AKP, sehat dan sukses selalu bagi kita. Sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat bagi orang lain. Insya Allah kalau niat kita dari awal baik, pasti hal-hal yang baik selalu datang di kehidupan kita,”ucap Kabid Fajar.
Menanggapi apresiasi tersebut, Abd. Kadir Pakaya menyampaikan rasa terima kasih dan syukurnya yang mendalam kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan. Ia mengungkapkan bahwa motivasi utamanya sejak awal bergabung bukanlah materi, melainkan misi kemanusiaan agar program jaminan sosial ini menyentuh lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.
“Saya yang berterima kasih sekali, karena selalu diberikan apresiasi oleh BPJS Ketenagakerjaan. Alhamdulillah, berbekal niat dari awal bergabung sebagai Perisai sejak 1 Agustus 2018 yang silam, sebenarnya saya hanya ingin program ini sampai ke masyarakat pekerja di pelosok-pelosok. Apalagi saya asalnya dari pelosok desa, anak petani,”ujar Abd. Kadir dengan penuh rasa syukur.
Sebagai anak seorang petani yang lahir dan tumbuh di desa, Abd. Kadir sangat memahami kerentanan ekonomi yang dihadapi oleh para pekerja informal di daerah terpencil. Hal inilah yang menggerakkan hatinya untuk terus bergerak mengedukasi warga, meski harus mengorbankan waktu istirahatnya.
“Makanya hingga saat ini saya tetap konsisten bantu-bantu sampaikan program ini kepada mereka yang di pelosok desa, walaupun hanya meluangkan waktu di hari libur. Dari dulu niat saya tidak mengejar insentif yang besar, tapi bagaimana kehadiran saya bisa memberikan manfaat bagi masyarakat karena mereka bisa tahu program ini,”tambahnya.
Kesetiaan Abd. Kadir dalam mengemban amanah ini juga menjadikannya sebagai salah satu pioneer Agen Perisai yang paling bertahan lama di Gorontalo. Kunci keberhasilannya terletak pada komitmen menjaga keberlanjutan kepesertaan, bukan sekadar mengejar angka kuantitas semata.
“Intinya hanya konsisten. Walaupun tidak banyak akuisisi peserta baru setiap bulan, tapi bagaimana menjaga yang sudah menjadi peserta tetap membayar iuran secara berkelanjutan. Makanya, saya mungkin satu-satunya Perisai angkatan tahun 2018 yang bertahan sampai sekarang dari awal perekrutan Perisai di Gorontalo,”tuturnya.
Penghargaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi Agen Perisai lainnya di Provinsi Gorontalo untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, tertib administrasi, dan menjaga hubungan baik dengan para peserta demi terwujudnya kesejahteraan pekerja jaminan sosial yang merata hingga ke ujung desa. (Tim Redaksi)













