DETEKSINEWS.ID, Pohuwato – Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, menerima kunjungan Uskup Manado, Benedictus Estephanus Rolly Untu, yang didampingi Pemuka Katolik Kecamatan Marisa, Jolly Motto, bersama sejumlah umat Katolik, Rabu (21/01/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Uskup Manado Benedictus Estephanus Rolly Untu bersama perwakilan umat Katolik menyampaikan permohonan kebijakan dan dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Pohuwato, khususnya kepada Bupati Pohuwato, terkait rencana pembangunan tempat ibadah Gereja Katolik di Kabupaten Pohuwato.
Rolly Untu menjelaskan bahwa hingga saat ini umat Katolik di Pohuwato belum memiliki gedung gereja sebagai tempat ibadah. Oleh karena itu, pihaknya memohon persetujuan pemerintah daerah untuk pembangunan gedung Gereja Katolik.
Kami umat Katolik belum memiliki rumah ibadah. Olehnya itu kami memohon persetujuan pembangunan gedung gereja bagi umat Katolik di Kabupaten Pohuwato,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan bahwa lahan pembangunan gereja telah tersedia, sehingga tahapan selanjutnya adalah pengurusan dan pelengkapan seluruh perizinan yang diperlukan.
Rencananya, pembangunan gedung Gereja Katolik tersebut akan berlokasi di Desa Palopo, Kecamatan Marisa tepatnya di depan Puskesmas Marisa.
“Pembangunan gereja direncanakan di Desa Palopo, depan Puskesmas Marisa. Setelah seluruh perizinan, termasuk persetujuan dari pemerintah daerah, rampung, barulah pembangunan akan dilaksanakan,” jelas Benedictus Estephanus Rolly Untu.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, didampingi Tenaga Ahli Bupati (TAB), menyampaikan bahwa pembangunan tempat ibadah telah diatur dalam peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Oleh karena itu, pemerintah daerah mempersilakan umat beragama untuk membangun tempat ibadah sepanjang memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan.
Bupati menegaskan bahwa rencana pembangunan Gereja Katolik di Pohuwato yang hingga kini belum memiliki gedung gereja mendapat dukungan penuh dari pemerintah daerah demi kemaslahatan umat dalam menjalankan ibadah.
“Kabupaten Pohuwato terdiri dari berbagai suku, agama, dan kepercayaan. Pembangunan tempat ibadah sangat diperlukan untuk memudahkan umat dalam beribadah dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Olehnya itu, pemerintah daerah sangat mendukung rencana pembangunan gereja ini,”ungkap Bupati.
Bupati berharap seluruh kebutuhan administrasi dan perizinan terkait pembangunan tempat ibadah dapat segera diurus dan dilengkapi agar proses pembangunan berjalan lancar tanpa kendala di kemudian hari.
“Kami berharap seluruh perizinan dapat dilengkapi sehingga pembangunan Gereja Katolik ini dapat berjalan dengan baik dan tidak menemui hambatan,” pungkasnya.
Prkm- D002












