Wabup Iwan Adam Kukuhkan Kompakdesi Kabupaten Pohuwato

Wabup Iwan Adam Kukuhkan Kompakdesi Kabupaten Pohuwato

8 views
0

DETEKSINEWS.ID, Pohuwato – Pada kegiatan memperingati Hari Desa Nasional tingkat Kabupaten Pohuwato yang berlangsung di Taman Pemuda, Blok Plan Perkantoran, Wakil Bupati Pohuwato, Iwan S. Adam, mengukuhkan Komunitas Purna Bakti Kepala Desa dan Lurah Seluruh Indonesia (KOMPAKDESI) Kabupaten Pohuwato yang diketuai, Iskandar Dalangko, Kamis (15/01/2026).

Selain pengukuhan KOMPAKDESI, Wakil Bupati Pohuwato bersama unsur Forkopimda Pohuwato, Ketua TP PKK Pohuwato, Selfi Mbuinga Monoarfa, Ketua Bidang Pembinaan Karakter Keluarga, Ny. Risnawati Adam Ali, SP, serta perwakilan perbankan, turut menyerahkan bantuan alat tangkap ikan secara simbolis kepada 12 Kelompok Usaha Bersama (KUB).

Bantuan tersebut berjumlah 244 unit dan diperuntukkan bagi 122 orang nelayan di Kabupaten Pohuwato.

Pada kegiatan tersebut juga diserahkan Pagu Dana Alokasi Anggaran Desa Tahun 2026 kepada perwakilan tiga desa, masing-masing Desa Pohuwato Timur Kecamatan Marisa, Desa Buntulia Barat Kecamatan Duhiadaa, dan Desa Ayula Kecamatan Randangan.

Selain itu, diberikan pula bonus kejuaraan Lomba Desa tingkat Kabupaten Pohuwato tahun 2025 kepada Desa Dambalo Kecamatan Popayato, Desa Tirto Asri Kecamatan Taluditi, dan Desa Karangetan Kecamatan Dengilo.

Mengawali sambutannya, Wakil Bupati Iwan S. Adam menyampaikan permohonan maaf Bupati Pohuwato yang tidak dapat hadir pada peringatan Hari Desa Nasional karena harus menghadiri agenda di Kementerian Pekerjaan Umum terkait finalisasi pembangunan Kantor Bupati Pohuwato.

“Bapak Bupati memandatkan kepada kami untuk menghadiri kegiatan ini serta menyampaikan salam hormat kepada seluruh aparat desa dan BPD se-Kabupaten Pohuwato,” ujar Iwan

Lebih lanjut, Wabup menjelaskan bahwa peringatan Hari Desa Nasional tahun ini mengusung tema “Bangun Desa, Bangun Indonesia; Desa Terdepan untuk Indonesia; Bangun Desa untuk Indonesia Emas 2045”.

Ia mengungkapkan bahwa Dana Desa tahun 2026 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga diperlukan kebijakan dan perencanaan yang lebih matang.

Setiap penggunaan anggaran desa harus benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Ia juga mengapresiasi desa-desa yang telah menunjukkan inovasi dan kreativitas dalam membangun infrastruktur dasar, meningkatkan ekonomi masyarakat, serta memperkuat kapasitas sumber daya manusia desa.

Wakil Bupati mengimbau seluruh kepala desa, perangkat desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar terus meningkatkan kapasitas diri, bijak dalam menetapkan prioritas pembangunan, serta melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala agar program yang dijalankan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Selain itu, Wabup Iwan menekankan peran strategis camat sebagai pembina dan penggerak pembangunan desa.

Wakil Bupati mengimbau seluruh kepala desa, perangkat desa, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD) agar terus meningkatkan kapasitas diri, bijak dalam menetapkan prioritas pembangunan, serta melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala agar program yang dijalankan tepat sasaran dan berkelanjutan.

Selain itu, Wabup Iwan menekankan peran strategis camat sebagai pembina dan penggerak pembangunan desa.

“Camat tidak hanya bertugas mengawasi, tetapi juga membimbing dan mendorong kepala desa agar bekerja lebih profesional dan optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Pohuwato, Kadir Amran, dalam laporannya menyampaikan bahwa peringatan Hari Desa Nasional secara nasional dipusatkan di Boyolali.

Mantan Kadis Kominfo dan Statistik menambahkan bahwa Kabupaten Pohuwato menjadi satu-satunya daerah di Provinsi Gorontalo yang melaksanakan peringatan Hari Desa Nasional di tingkat kabupaten.

Ia menjelaskan bahwa peringatan ini berlandaskan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, yang memberikan kewenangan kepada desa untuk menentukan kebijakan dan mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Terkait kondisi keuangan desa, Kadir Amran mengungkapkan bahwa Dana Desa tahun 2026 mengalami penurunan hingga 60 persen, sehingga diperlukan kolaborasi dan sinergi semua pihak.

“PMD sebagai instansi teknis terus memberikan bimbingan dan regulasi. Kami berharap adanya kolaborasi antara dinas teknis dan pemerintah kecamatan agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal,” jelasnya.

Prkm- D002

Your email address will not be published. Required fields are marked *