DETEKSINEWS.ID, Gorontalo – Asosiasi Nelayan Pedagang Ikan Bone Bolango kembali menyuarakan keluhan para pemilik kapal terkait keterbatasan kuota Bahan Bakar Minyak (BBM). Aspirasi tersebut disampaikan melalui pertemuan silaturahmi bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo, dalam hal ini Dinas Perikanan dan Kelautan Provinsi Gorontalo.
Kegiatan yang digelar di Buido Café, Kota Gorontalo itu mempertemukan para pemilik kapal asal Bone Bolango dengan perwakilan pemerintah daerah guna membahas persoalan krusial yang berdampak langsung pada aktivitas melaut dan distribusi hasil tangkapan.
Zulkarnain Sahi selaku penggagas kegiatan sekaligus Sekretaris Asosiasi Nelayan Pedagang Ikan Bone Bolango mengatakan, silaturahmi tersebut bertujuan untuk memperjuangkan penambahan kuota BBM bagi para pemilik kapal, khususnya yang berada di Kabupaten Bone Bolango.
Menurutnya, keterbatasan kuota BBM selama ini menjadi hambatan utama dalam operasional kapal nelayan. Ia menegaskan bahwa pihak asosiasi meminta perhatian serius dari PT Pertamina (Persero) wilayah Gorontalo agar segera menambah kuota yang tersedia.
“Kami meminta pihak Pertamina untuk menambah kuota BBM yang sebelumnya 22 kiloliter menjadi 44 kiloliter,” ungkap Ain.
Ia menambahkan, peningkatan kuota tersebut dinilai sangat penting untuk menjaga stabilitas aktivitas penangkapan ikan serta mendukung roda perekonomian nelayan di Bone Bolango. Jika kuota tidak ditambah, dikhawatirkan produktivitas nelayan akan terus menurun dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat pesisir.
Asosiasi berharap melalui dialog dan komunikasi yang terjalin dengan pemerintah provinsi serta pihak Pertamina, solusi konkret dapat segera diwujudkan demi keberlangsungan usaha para pemilik kapal dan nelayan di daerah tersebut.
Zacky/D002












