DETEKSINEWS.ID, POHUWATO – Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIII/Merdeka, Mayjen TNI Mirza Agus, S.I.P, bersama rombongan bermalam di Kabupaten Pohuwato dalam rangka kunjungan kerja. Usai meninjau lokasi percetakan sawah di Desa Motolohu, Kecamatan Randangan, Pangdam XIII/Merdeka disambut dengan jamuan malam di Rumah Jabatan Bupati Pohuwato, Jumat (23/01/2026).
Pada jamuan malam tersebut, Pangdam XIII/Merdeka didampingi Danrem 133/Nani Wartabone, Brigjen TNI Hardo Sihotang, disambut langsung Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga.
Turut hadir Ketua DPRD Pohuwato Beni Nento, Dandim 1313/Pohuwato, Letkol Arm. Fiat Suwandana, S.Sos, Sekretaris Daerah, Iskandar Datau, Wakapolres Pohuwato, perwakilan Kejaksaan Negeri Pohuwato, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Zulkifli Umar, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Mahyudin Ahmad, Asisten Administrasi Umum, Ahmad Djuuna, Kepala Dinas PUPR, Risdiyanto Mokodompit, serta Kepala DPM-PTSP, Yunus Mohamad.
Bupati Saipul A. Mbuinga, menyampaikan bahwa Kabupaten Pohuwato merupakan salah satu lumbung pangan di Provinsi Gorontalo dengan luasan lahan pertanian yang sangat besar. Saat ini, Kecamatan Randangan menjadi wilayah prioritas dalam pengembangan percetakan sawah.
“Belum lama ini, di Desa Manunggal Karya, Kecamatan Randangan telah dilakukan groundbreaking konstruksi percetakan sawah baru seluas kurang lebih 5.642 hektare yang diresmikan langsung oleh Gubernur Gorontalo pada awal Desember tahun lalu,” ungkap Bupati Saipul.
Bupati Saipul menjelaskan, Kabupaten Pohuwato memiliki 13 kecamatan, 101 desa, dan 3 kelurahan, dengan luas wilayah mencapai sepertiga dari total luas Provinsi Gorontalo. Pemerintah daerah terus berupaya menjadikan Pohuwato sebagai lumbung pangan terbesar di Provinsi Gorontalo.
“Kami terus melakukan komunikasi dengan Kementerian Pertanian terkait pengembangan sektor pertanian, termasuk pengembangan padi sawah di Kecamatan Randangan dan Kecamatan Patilanggio yang merupakan jalur kanan dan kiri aliran Bendung Randangan,”terangnya.
Menurut Bupati, sebagian besar masyarakat Pohuwato berprofesi sebagai petani. Oleh karena itu, pembukaan lahan baru melalui program percetakan sawah diyakini mampu membantu masyarakat serta pemerintah daerah dalam mengembangkan usaha pertanian serta mengurangi angka pengangguran.
“Bantuan TNI untuk bersama rakyat dalam pembukaan cetak sawah tentu sangat membantu masyarakat petani. Semoga apa yang kita lakukan ini membuahkan hasil yang baik dan dapat meningkatkan kesejahteraan petani,” tutupnya.
Prkm- D002












