DETEKSINEWS.ID, Kabupaten Gorontalo — Kepedulian terhadap keselamatan masyarakat kembali ditunjukkan oleh personel Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Gorontalo. Dipimpin Ipda Arifin Mahadjani, personel Brimob turun langsung membantu warga, khususnya anak-anak sekolah, menyeberangi sungai akibat putusnya jembatan gantung yang menjadi akses utama masyarakat, Selasa (14/01/2026).
Jembatan gantung yang menghubungkan Dusun Mohulo, Desa Molalahu, Kecamatan Pulubala tersebut dilaporkan rusak parah setelah diterjang banjir, sehingga tidak dapat digunakan. Akibatnya, satu dusun dengan 63 Kepala Keluarga (KK) terpaksa mengalami keterisolasian dan kesulitan beraktivitas.
Melihat kondisi tersebut, personel Batalyon C Pelopor bergerak cepat memberikan bantuan dengan cara mengawal dan membantu anak-anak sekolah menyeberangi sungai secara manual dengan tetap mengutamakan faktor keselamatan.
Ipda Arifin Mahadjani menyampaikan bahwa kehadiran personel Brimob merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang terdampak bencana.
“Kami hadir untuk memastikan keselamatan warga, terutama anak-anak sekolah, agar tetap bisa beraktivitas dan tidak terhambat untuk mendapatkan pendidikan meskipun akses jembatan terputus,” ujarnya.
Putusnya jembatan gantung tersebut membuat warga Dusun Mohulo harus melewati aliran sungai untuk beraktivitas, baik menuju sekolah, pasar, maupun fasilitas umum lainnya. Kondisi ini tentu sangat berisiko, terutama bagi anak-anak dan lansia.
Dengan sigap, personel Brimob membantu masyarakat menyeberang sambil melakukan pemantauan situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah desa setempat.
Aksi kemanusiaan ini mendapat apresiasi dari warga setempat yang merasa sangat terbantu dengan kehadiran personel Brimob di tengah keterbatasan akses.
Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen
Polri Presisi untuk selalu hadir memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam situasi darurat akibat bencana alam.
Hms Polda -D002












